Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penampakan Salah Satu Halte Bus Hibah Dirjen Hubdat kepada Pemkot Depok, Banyak Vandalisme Hingga Beberapa Bagian Rusak

Ahmad Sopyan • Senin, 8 September 2025 | 15:09 WIB
Kondisi halte bus Panus II Depok, yang dipenuhi vandalisme dan beberapa bagian rusak.
Kondisi halte bus Panus II Depok, yang dipenuhi vandalisme dan beberapa bagian rusak.

RADAR BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, baru saja menerima hibah 15 fasilitas halte dari Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat (Hubdat), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI).

Penyerahan dilakukan melalui kegiatan Penandatanganan Perjanjian dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Halte Bus, Tempat Pemberhentian Bus, dan pendukung program Buy The Service (BTS) di Ruang Edelweis Lantai 5 Balai Kota Depok, Kamis lalu.

Namun, dari sejumlah fasilitas halte yang dihibahkan tersebut, terdapat halte yang kondisinya mengalami kerusakan juga dipenuhi Vandalisme. Salahsatunya yakni halte Panus II.

Pantauan Radar Bogor, salah satu halte bus yang dihibahkan oleh Dirjen Hubdat itu terlihat kumuh dengan banyaknya coretan vandalisme.

Vandalisme terlihat di seluruh bagian kaca halte bus tersebut.

Vandalisme itu juga terlihat bukan hanya di kaca, melainkan di papan pengumuman yang ada di Halte tersebut.

Selain itu, juga sejumlah fasilitas tempat pengisian daya telepon genggam juga terlihat mengalami kerusakan pada bagian meja.

Nampak meja berbahan triplek itu sudah gompal pada bagian atas kiri.

Robi pengguna halte mengatakan, kondisi halte secara keseluruhan masih bagus.

Namun banyak vandalisme di kaca yang membuat kesan kumuh. Juga beberapa bagian yang rusak kecil.

"Kalau secara fisik, secara kasat mata masih bagus halte, tinggal ini dibersihkan saja vandalisme sama yang gompal-gompal diperbaiki," katanya kepada Radar Bogor Senin 8 September 2025.

Kondisi ini menjadi pekerjaan bagi Pemkot Depok. Mengingat saat ini halte tersebut sudah dihibahkan pada Pemkot Depok.

"Ini kewenangan Pemkot sekarang, jadi semoga segera dibersihkan saja vandalisme sama perbaikan beberapa titik," tuturnya.

Senada dikatakan oleh Surya pengguna halte lainya. Ia meminta agar vandalisme halte bus tersebut diberisihkan.

"Biar gak twlrigatvkukuh, saya lihat ini gak susah dibersihkan kalau mau," tuturnya.

Selain itu, iapun berharap adanya tempat sampah di halte tersebut.

Kata dia, kerap ditemukan sampah bekas botol minuman yang tertinggal di halte bus. Baik itu yang sengaja menyimpan di sana atau yang tidak sengaja karena tertinggal.

"Dikasih tempat sampah kecil lah, kalau bisa. Sering banyak sampah bekas air mineral di sini," tukasnya.

Untuk diketahui, ada 11 bangunan halte bus dan 4 unit tempat pemberhentian bus yang dihibahkan oleh Dirjen Hubdat kepada Pemkot Depok.

Lokasi halte tersebut berada di Jalan Margonda Raya terdapat Halte Balaikota I, Halte Balaikota II, dan Halte Apotek II.

Lalu di Jalan Tole Iskandar ada Halte Panus II, Halte Panus I, TPB Perumahan Griya Depok Asri, Halte Raden Saleh, Halte Sukmajaya, TPB Simpangan II, Halte Simpangan I, Halte Polsek Sukmajaya 2,

Kemudian di Jalan Siliwangi berdiri Halte Pemuda, kemudian di Jalan Raya Bogor terdapat TPB Deppen RI II arah Jakarta, Halte RS Sentra Medika, dan TPB Cisalak II. (Faj)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Alpin.
#halte bus #kota depok #bantuan kemenhub