Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Macet Parah diJalan Kartini Kota Depok, Trotoar Dikuasai Pemotor, Pengendara : Jalan Sempit!

Ahmad Sopyan • Rabu, 10 September 2025 | 20:00 WIB
Sejumlah pengendara motor gunakan trotoar untuk menerobos macet di ruas Jalan Kartini Kota Depok.
Sejumlah pengendara motor gunakan trotoar untuk menerobos macet di ruas Jalan Kartini Kota Depok.

RADAR BOGOR - Galian kabel sudah rampung, namun arus lalulintas di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Kota Depok tetap macet. 

Kemacetan kronis terjadi di ruas Jalan Kartini tersebut. Kondisi itu terjadi setiap hari. Terlebih saat jam pulang kerja.

Kemacetab di Jalan Kartini itu membuat para penggedara sepeda motor menggunakan trotoar untuk menerobos kemacetan.

Trotoar di sepanjang Jalan Kartini itu dikuasai pemotor saat sore hari hingga malam hari. Pantauan Radar Bogor, kemacetan mulai terjadi dari pertigaan jalan Siliwangi menuju jalan Kartini, Pancoran mas.

Begitu memasuki jalan Kartini dari arah pertigaan jalan Siliwangi, antrean kendaran mulai terjadi.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang tak sabar, mulai menaikan motornya ke atas trotoar. Mereka mengunakan jalur trotoar yang ada di sebelah kiri jalan.

Dalam 5 menit, terpantau sedikitnya ada 50 sepeda motor yang mengunakan trotoar di jalan Kartini tersebut. Hal itu menjadi pemandangan biasa bagi warga di sana.

"Setiap hari, trotoar dikuasai motor. Lebih banyak motor yang lewat daripada pejalan kaki kalau di sini," kata Agus juru parkir di salah satu ruko di jalan Kartini Rabu 10 September 2025.

Ia mengatakan, dirinya kerap ikut mengarahkan sepeda motor untuk melintasi trotoar saat kondisi jalan benar benar macet.

"Kalau sudah macet parah, saya arahkan ke trotoar, karena macetnya ini sampai depan Stasiun Depok. Habis dari sana lebih lancar," tuturnya.

Sementara itu Santoso, salah satu pengendara sepeda motor mengaku setiap hari menggunakan trotoar tersebut.

Ia mengatakan hal itu terpaksa dilakukan karena kondisi jalan yang sempit ditambah volume kendaraan juga masyarakat yang membludak di jam-jam tertentu.

"Mau gak mau, jalan sempit, kendaran padat, belum orang yang nyebrang dari arah stasiun," tuturnya.

Senada dikatakan Surya pengemudi ojek online. Ia mengatakan, kerap menggunakan trotoar lantaran kondisi jalan yang sempit dan pengguna jasa yang meminta untuk segera sampai. "Biar gak telat anter orderan, mau gak mau lewat sini (trotoar)," tuturrnya.

Iapun berharap Pemerintah Kota Depok bisa segera memberikan solusi kemacetan kronis di Jalan Kartini tersebut.

"Kalau pagi, macet dari arah Citayam, kalau sore sampai malam ya dsirbarsh Margonda ini. Harusnya jalan diperlebar. Karena dari Margonda itu lebar, masuk ke sini menyempit," harapnya. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#macet #kota depok #Jalan Kartini