RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan sekelompok warga Cianjur yang tidak bisa bertemu dengannya saat datang ke Lembur Pakuan, Subang.
Dalam video yang beredar di media sosial, warga Cianjur tersebut dikabarkan datang pukul satu dini hari, sehingga mereka tidak dapat berjumpa dengan Dedi Mulyadi.
"Terima kasih atas kunjungannya ke Lembur Pakuan, bapa kunjungannya jam satu malam," kata Dedi Mulyadi, dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi71.
Dedi Mulyadi kemudian mengatakan, bahwa di depan rumahnya ada posko pengaduan yang bisa digunakan oleh semua masyarakat Jabar yang ingin mengadukan sesuatu kepada dirinya.
Posko tersebut menurut Dedi Mulyadi, menerima aduan dari warga mulai jam lima pagi hingga jam tujuh malam. Sehingga masyarakat bisa datang dan menyampaikan laporan mereka.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menegaskan, sudah ada waktu operasional yang ditentukan untuk dirinya menerima tamu dari sejumlah daerah di Jawa Barat.
"Kita menerima tamu-tamu pada jam itu, di luar jam itu, jam satu malam kami tidak mungkin menerima tamu," ungkap Dedi Mulyadi.
Tidak berhenti sampai di situ, Dedi Mulyadi lantas memberikan solusi kepada warga Cianjur tersebut. Ia telah berkoordinasi dengan Bupati Cianjur untuk menerima aspirasi yang disampaikan oleh warganya itu.
"Saya sudah kontak Bupati Cianjur untuk segera menerima bapak, dan kemudian menanyakan apa maksud dan tujuan serta menyelesaikannya," ujar Dedi Mulyadi.
Dengan demikian, warga Cianjur tersebut tidak perlu lagi datang ke Lembur Pakuan untuk menyampaikan maksud dan tujuannya, karena jarak perjalanan yang dinilai cukup jauh.
Mereka bisa menemui secara langsung Bupati Cianjur agar bisa segera menyampaikan laporan yang ingin mereka sampaikan.***
Editor : Eli Kustiyawati