RADAR BOGOR - Seorang wanita muda di Beji Kota Depok viral di media sosial lantaran mengaku menjadi korban begal.
Wanita tersebut mengaku dirinya diberhentikan pelaku kejahatan jalanan, kemudian ditodong senjata tajam atau sajam dan motornya dibawa kabur pelaku.
Ia pun cerita kesana kemari hingga membagikan pengalamannya di media sosial dan banyak yang memposting kisah wanita muda yang mengaku menjadi korban kejahatan jalanan itu.
Namun, cerita wanita muda itu rupanya fiksi belaka dan diungkap polisi. Wanita muda yang diketahui berinisial TAK itu tak benar-benar jadi korban kejahan jalanan, rupanya ia menjual motornya kepada tetangganya.
Uang hasil penjualan motor tersebut kemudian digunakannya untuk membayar cicilan pinjaman online alias pinjol yang menjeratnya dan hal itu terungkap saat polisi melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
"Jadi, wanita tersebut terlilit pinjaman online membuat cerita motor dibegal padahal dijual ke tetangganya," kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi kepada Radar Bogor Rabu, 17 September 2025.
AKP Made memaparkan kejadian tersebut terungkap berawal dari wanita muda tersebut melakukan laporan polisi ke Polsek Beji Depok.
Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan diketahui bahwa wanita tersebut hanya mengarang cerita.
Untuk meyakinkan, wanita muda tersebut juga menyebarkan cerita tersebut kepada sejumlah media sosial hingga viral di media sosial.
Adapun dari hasil penyelidikan dan pengakuan wanita muda tersebut, motor miliknya dijual Rp13 juta kepada tetangganya dan uang tersebut digunakan untuk melunasi pinjaman daring.
Semetara itu TAK mengakui perbuatannya tersebut dan Dalam video klarifikasi, ia mengakui bahwa cerita dirinya menjadi korban kejahatan jalanan hanyalah karangan belaka.
"Saya ingin mengklarifikasi bahwasanya saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga Depok yang sudah digegerkan dengan laporan palsu saya," tukasnya.(Faj)
Editor : Eka Rahmawati