Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Optimistis Target Pembangunan 100 Ribu Rumah Subsidi di Jabar Tercapai
Kholikul Ihsan• Jumat, 19 September 2025 | 23:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat peluncuran program Imah Merenah Hirup Tumaninah atau Rumah Layak dan Hidup Tenang.
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan perumahan rakyat yang adil dan berpihak kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Lewat program Imah Merenah Hirup Tumaninah atau Rumah Layak dan Hidup Tenang, Pemprov Jabar menargetkan pembangunan 100 ribu rumah subsidi sebagai bagian dari Program Nasional 3 Juta Rumah.
Peluncuran program ini dilakukan bersamaan dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Gedung Sabuga ITB, Kota Bandung, Kamis, 18 September 2025.
“Rumah tidak sekadar bangunan, tapi dasar kesejahteraan keluarga, dari rumah yang baik lahir keluarga yang harmonis, anak-anak sehat, dan masyarakat yang sejahtera,” ujar Dedi Mulyadi di hadapan ribuan peserta dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar.
Dedi Mulyadi optimistis target pembangunan 100 ribu rumah subsidi di Jawa Barat bisa tercapai. Keberhasilan ini, menurutnya, bergantung pada model pelaksanaan yang berbasis padat karya, gotong royong, dan pemberdayaan UMKM lokal.
“Dengan melibatkan masyarakat, kontraktor kecil, hingga toko bangunan, pembangunan tidak hanya menyediakan rumah, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah,” jelasnya.
“Pembangunan perumahan rakyat harus berkeadilan serta berpihak pada kebutuhan rakyat. Jangan sampai ada pihak yang punya rumah banyak, sementara sebagian besar masyarakat belum memiliki rumah sama sekali,” tegasnya.
Selain itu, Demul menekankan pentingnya menjaga penataan ruang demi menghindari kerusakan lingkungan.
“Kita boleh mengejar target seratus ribu rumah, tapi tetap hati-hati agar tidak mengorbankan tata ruang dan kelestarian lingkungan,” tutupnya.***