Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Dana Transfer Daerah dari Pusat Mengalami Penurunan, Pastikan Kebutuhan Masyarakat Tidak Terganggu

Rifki Sabaruloh • Jumat, 26 September 2025 | 19:13 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat membahas anggaran belanja 2026 bersama beberapa jajaran Bappeda Provinsi Jawa Barat. 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat membahas anggaran belanja 2026 bersama beberapa jajaran Bappeda Provinsi Jawa Barat. 
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti dana transfer daerah dari pemerintah pusat ke Provinsi Jabar yang mengalami penurunan.

Anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk 2026 turun drastis lantaran dana transfer dipotong hingga Rp2,458 triliun.

Melalui YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel Gubernur Jawa Barat membagikan proses evaluasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat dan jajarannya.
 
Dedi Mulyadi mengevaluasi anggaran belanja provinsi Jabar yang baru saja turun dari pemerintah pusat.
 
Baca Juga: Dana Transfer Daerah dari Pusat Turun, Belanja Operasional Dipangkas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Pegawai Pemprov Jangan Mandi di Kantor
 
Bersama jajaran Bappeda Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang memakai baju serba putih sangat antusias merencanakan agenda belanja pada 2026 mendatang.
 
Mulanya Dedi Mulyadi mempertanyakan kepada Kepala Bappeda Provinsi Jabar yang juga bernama Dedi Mulyadi mengenai besaran anggaran yang diturunkan pemerintah pusat untuk Jawa Barat.
 
"APBN 2026 sudah disahkan, dana transfer daerah mengalami peningkatan apa penurunan?" tanya gubernur Jawa Barat.
 
Baca Juga: Warga Jawa Barat Ingat, Pemutihan Pajak Kendaraan Berakhir 30 September 2025! Buruan Manfaatkan Sebelum Terlambat
 
Namun anggaran belanja provinsi Jawa Barat untuk tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup besar angkanya.
 
"Penurunan drastis Pak Gub," jawab Kepala Bappeda Jabar Dedi Mulyadi.
 
APBD Jawa Barat 2026 mengalami penurunan dari Rp31,1 triliun menjadi Rp28,6 triliun, meski demikian gubernur Jabar memastikan belanja untuk kepentingan rakyat seperti untuk pembangunan jalan, irigasi, sekolah, dan layanan kesehatan tidak boleh dipotong.
 
Dedi Mulyadi kembali menegaskan pembangunan infrastruktur, sarana prasarana pendidikan hingga pelayanan kesehatan tidak boleh berkurang.
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #dana transfer daerah #gubernur jawa barat