Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tak Mau Pelayanan Pendidikan Berkurang Imbas APBN Jabar 2026, Aspek Ini yang Dipotong!

Rifki Sabaruloh • Kamis, 2 Oktober 2025 | 04:32 WIB
Dedi Mulyadi memastikan kepada stafnya agar anggaran pendidikan Jawa Barat di tahun 2026 tidak mengalami penurunan.
Dedi Mulyadi memastikan kepada stafnya agar anggaran pendidikan Jawa Barat di tahun 2026 tidak mengalami penurunan.

RADAR BOGOR – Sosok Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, acap kali menuai sorotan publik, terutama dari warga Jawa Barat, terkait langkah pengambilan keputusannya.

Meskipun kadang kebijakan Dedi Mulyadi menuai kontroversi, hal itu dilakukan demi kepentingan masyarakat semata.

Dilansir dari video YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Gubernur Jawa Barat tersebut menghadapi permasalahan baru terkait APBN untuk Jabar yang mengalami penurunan pada tahun 2026.

Hal itu tidak membuat Dedi Mulyadi panik. Ia melakukan rapat evaluasi bersama beberapa stafnya.

Dalam rapat tersebut, Dedi Mulyadi merincikan secara detail pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk Jabar pada tahun 2026.

Dengan kondisi anggaran dari pemerintah pusat yang tidak lagi sama jika dibandingkan tahun 2025, Gubernur Jawa Barat itu memangkas beberapa anggaran yang sekiranya bisa menutupi kebutuhan pelayanan masyarakat.

Yang disoroti Dedi Mulyadi adalah anggaran untuk pendidikan, yang tidak boleh mengalami penurunan. Penurunan anggaran akan berdampak pada pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

"Tidak boleh berkurang, pendidikan tidak boleh berkurang, ayo mau ngurangin apa?" ucap Dedi Mulyadi.

Untuk menjaga stabilitas anggaran pendidikan, Dedi Mulyadi memutuskan memangkas anggaran belanja pegawai.

"Belanja pegawai, belanja pegawai mu dikurangin, dari 9,9 triliun menjadi 9,1 triliun," ujar staf Dedi Mulyadi.

"Oke, belanja pegawainya diturunin berapa triliun?" tanya Dedi Mulyadi kepada stafnya.

"Sekitar 768 miliar," jawab staf Dedi Mulyadi saat ditanyai Gubernur Jawa Barat itu.

Namun, Dedi Mulyadi menyebut pemotongan anggaran tersebut masih terbilang jauh untuk menutupi kebutuhan anggaran pendidikan Jabar.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #apbn #gubernur jawa barat