RADAR BOGOR - Bencana alam banjir menjadi kasus paling tinggi di Kota Depok. Data dari Bidang Penanggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok mencatat, ada 74 bencana banjir yang melanda.
"Dari Januari hingga September 2025, tercatat ada 74 bencana banjir," kata Kabid Penanggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk kepada Radar Bogor, Kamis 2 Oktober 2025.
Ia memaparkan akibat banjir tersebut, sebanyak 2.556 keluarga di Kota Depok terdampak. Terdiri dari 9.784 jiwa. "Sebanyak 4.850 laki-laki dan 4.934 perempuan," tuturnya.
Sementara itu data yang dihimpun Radar Bogor, banjir paling parah sejak Januari hingga September 2025 yakni banjir di Perumahan Vila Pamulang, Bojongsari, Kota Depok.
Ada 8 RT yang terdampak banjir di permuhan tersebut. Banjir terjadi akibat tanggul Kali Angke jebol dan meluap.
Selain itu, di Kota Depok banjir juga terjadi di sejumlah ruas jalan. Di antarnya Jalan Bandung Cinere, Jalan Raya Margonda, Jalan Balikpapan Cimanggis, Jalan GDC, Jalan Kampung Sawah.
Setiap hujan dengan intensitas tinggi, sejumlah ruas jalan di Kota Depok itu dipastikan tergenang banjir.
Penyebab banjir tersebut dikarenakan kondisi gorong-gorong atau saluran air yang tidak berfungsi secara maksimal. Banyak gorong- gorong yang mampet hingga dipenuhi sampah. (faj)
Editor : Yosep Awaludin