RADAR BOGOR - Video mobil berwarna putih dirusak massa di Jalan Margonda Kota, Depok, viral di media sosial.
Dalam video yang dilihat Radar Bogor tampak warga mengepung mini bus berwarna putih tersebut dan dinarasikan sebagai pelaku tabrak lari.
Warga yang terpancing emosi, melakukan pengerusakan mobil dan mengepung mobil tersebut.
Di video terlihat mobil mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, kaca depan mobil juga terlihat pecah.
Radar Bogor mencoba mengkonfirmasi perihal peristiwa yang viral di media sosial tersebut kepada pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menjelaskan duduk perkara peristiwa tersebut yang bermula dari dugaan kasus penipuan dan bukan tabrak lari.
Saat itu, pria berinisial S mengaku menjadi korban dugaan penipuan pemilik mobil berinisial F yang mana mengaku bisa membantu untuk memulangkan anaknya yang bekerja di luar negeri dengan syarat memberikan uang Rp25 juta.
Namun, setelah menentukan uang tersebut, pemilik mobil tak bisa merealisasikan hal tersebut.
Kemudian, pada Rabu malam, S melihat F di Jalan Margonda Kota Depok dan meminta pertanggungjawaban tetapi ia tak mengindahkan.
S pun mengejar F dan berteriak maling hingga membuat pengendara lain turut mengejarnya dan melakukan pengerusakan terhadap mobil tersebut.
"Menggunakan sepeda motor, S mengejar mobil F sambil berteriak maling dan mengundang perhatian pengguna jalan lainnya,” kata AKP Made Budi kepada Radar Bogor Kamis, 2 Oktober 2025.
Setelahnya, F turun dari mobil dan meminta menyelesaikan perkara di Polres Metro Depok. Namun situasi telanjur memanas hingga ada aksi pemukulan dan perusakan terhadap mobil F oleh S dan diikuti massa lainnya.
Kasus tersebut kemudian ditangani Polres Metro Depok, di sana kedua pria tersebut saling lapor, yang mana satu melapor atas pengerusakan dan satu lainnya melapor atas kasus dugaan penipuan.
"Iya, saling lapor," tukasnya.(Faj)
Editor : Eka Rahmawati