RADAR BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menunjukkan komitmennya yang kuat untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam urusan administrasi penting seperti pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa masih banyak warga yang menghadapi berbagai kendala, khususnya mereka yang memiliki tunggakan pajak dalam jangka waktu yang cukup lama.
Menyadari adanya hambatan birokrasi dan teknis yang dialami wajib pajak, Dedi Mulyadi mengambil langkah cepat dan strategis.
Pria yang akrab disapa KDM tersebut segera meminta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat untuk membentuk sebuah tim khusus yang akan bertugas penuh mulai 2 Oktober 2025.
Tim ini memiliki mandat utama untuk mengidentifikasi akar masalah dan menangani secara langsung setiap kendala yang dihadapi oleh para wajib pajak.
Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa tujuan dari inisiatif ini adalah untuk menghilangkan kesulitan yang dialami warga.
“Saya sudah meminta Kepala Bapenda untuk membuat tim khusus agar segera membantu masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi dilansir dari TikTok @dedimulyadifficial.
Selain membentuk tim khusus di internal Bapenda, KDM juga membuka jalur komunikasi non-konvensional dengan memanfaatkan teknologi.
Mantan Bupati Purwakarta tersebut menyediakan ruang partisipasi publik secara langsung melalui kolom komentar di akun media sosial pribadinya.
Melalui platform ini, masyarakat yang mengalami kendala dalam pembayaran pajak diimbau untuk menyampaikan keluhannya dengan mencantumkan informasi penting seperti nama lengkap, nomor kendaraan, dan alamat domisili.
Semua komentar yang masuk akan ditindaklanjuti secara individual oleh tim yang telah dibentuk.
Dedi Mulyadi menambahkan bahwa pendekatan ini telah terbukti efektif dalam memberikan solusi nyata.
“Kolom komentar selalu saya baca. Banyak warga yang sudah tertolong melalui cara ini, meskipun tidak semua saya publikasikan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Gubernur Jawa Barat mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk berpartisipasi aktif dalam semangat kebersamaan dan pelayanan.
Gubernur Jawa Barat itu pun berharap upaya peluncuran tim khusus dan jalur komunikasi langsung ini akan membawa kemudahan administratif, sekaligus secara signifikan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.***
Editor : Eka Rahmawati