RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendengarkan keluhan warga yang datang ke Pos Pengaduan Lembur Pakuan.
Sambil menyapa warga di Pos Pengaduan Lembur Pakuan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menjelaskan beberapa informasi.
Menurut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jam operasional Pos Pengaduan Lembur Pakuan itu mulai Senin hingga Jumat dari jam 9 pagi hingga 6 sore.
Baca Juga: Kabar Gembira! Bansos BPNT Tahap 4 dan Penebalan November–Desember 2025 Mulai Diproses oleh Kemensos
Pos tersebut menerima pengaduan warga Jabar, hingga bantuan hukum, kecuali perilah utang piutang.
Dedi Mulyadi juga menjelaskan adanya pos pengaduan, lantaran tidak adanya tempat yang sama di wilayah masing-masing.
"Bupati, Walikota, Lurah, Kepala Desa, tidak membuka pos, jadinya menumpuk di sini," kata Dedi.
Lainnya, Gubenur Jawa Barat pun bertemu dengan salah satu warga Tangerang yang berterimakasih atas bantuan pendidikan anaknya.
Berkat pimpinan Jabar tersebut, ada kebijakan bansos pendidikan yang ditiru oleh Pemda Tangerang.
Ada pula warga yang menungak BPJS dengan nominal hingga Rp1,2 juta.
Dia pun meminta yang bersangkutan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Berkaitan dengan itu, Dedi pun menyinggung soal gerakan Sapoe Sarebu di tingkat wilayah. Dirinya menganggap, bahwa gerakan tersebut bisa mengatasi masalah soal BPJS warga yang bermasalah.