RADAR BOGOR - Proyek pengerjaan saluran drainase di Jalan Raya Sawangan Mampang Kota Depok dikeluhkan pengguna jalan.
Hal itu dikarenakan tidak adanya papan pembatas di lokasi pengerjaan tersebut dan dianggap membahayakan pengguna jalan di Kota Depok.
"Iya, ini bahaya banget, gak dikasih penutup. Apalagi itu besi cor semua, kalau jatuh bisa fatal," kata Dodi (32) pengemudi ojek online di Kota Depok saat ditemui Radar Bogor dekat lokasi proyek.
Seharusnya, kata dia, sepanjang proyek tersebut diberi pembatas atau penanda. Sehingga pengendara lebih awas. Apalagi saat malam hari, sangat menbahayakan.
"Iya, ini cuman dipasang papan di beberapa titik saja, sisanya kosong, kesenggol dikit motor bisa masuk ke situ. Mana besi semua lagi," keluhannya
Senada dikatakan oleh Yogi (40) warga Mampang. Ia mengatakan, sejak proyek berjalan, tidak ada pembatas proyek dsn jalan dipasang, sehingga membahayakan pengguna jalan. Apalagi saat malam atau saat hujan.
"Kalau hujan jalan licin, terus malam gelap, harusnya dikasih lampu penanda ada pengerjaan minimal. Kalau jatuh sudah pasti fatal itu," keluhnya.
Sementara itu, pantauan Radar Bogor Kamis 9 Oktober 2025 memperlihatkan proyek pengerjaan saluran air tersebut berada di sebelah kiri Jalan Raya Sawangan Mampang Kota Depok.
Tidak ada pembatas jalan yang dipasang di sana. Adapun hanya beberapa papan yang dipasang. Kemudian gundukan tanah sisa galian juga terlihat dibiarkan di bagian kanan jalan. (faj)
Editor : Yosep Awaludin