Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Terima Kunjungan Yai Mim dari Malang

Muhammad Fajrun Najah • Jumat, 10 Oktober 2025 | 08:33 WIB
Dedi Mulyadi, saat menerima kunjungan silaturahmi tamu dari Malang, Jawa Timur, yakni Yai Mim di kediamannya.
Dedi Mulyadi, saat menerima kunjungan silaturahmi tamu dari Malang, Jawa Timur, yakni Yai Mim di kediamannya.

RADAR BOGOR - Suasana hangat terasa ketika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menerima kunjungan silaturahmi tamu dari Malang, Jawa Timur, yakni Yai Mim di kediamannya.

Kunjungan ini merupakan balasan, sebelumnya Dedi Mulyadi sempat ke Malang untuk berjumpa dengan Yai Mim atas suatu urusan.

Pagi itu, Yai Mim dating ke rumah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama istri dengan penuh keakraban.

Dalam perbincangan santai, keduanya bercengkrama berbagi cerita dan pengalaman hidup.

Dedi Mulyadi, yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat di tengah padatnya tugas melayani masyarakat.

Dedi Mulyadi merasa terhibur kedatangan sahabat tempat berbagi refleksi.

Sambil menyambut Yai Mim, Dedi mengatakan, karena hidup manusia yang paling tenang itu adalah ketika dalam dirinya tidak ada kebencian dan tidak ada kedengkian.

Dalam obrolan santainya, Yai Mim menekankan pentingnya kesabaran dalam menjalani kehidupan, terutama bagi seorang muslim.

Menjadi orang Islam itu harus mampu menanamkan sifat sabar, kalau belum bisa bersabar sabar-sabarkanlah dirimu.

Selain sabar manusia juga diarahkan untuk menjalin murobathoh yaitu bertemanlah dengan orang-orang yang berkomitmen pada keadilan dan kebenaran.

Menurutnya, manusia yang hidup berdampingan hendaknya menegakkan prinsip keadilan.

Keadilan dalam hukum maupun kebijakan akan menciptakan kesejahteraan di tengah masyarakat.

Dedi menambahkan pandangannya tentang nilai agama dalam kehidupan sosial.

“Agama itu dinilai bukan pada sisi keyakinannya, karena itu bersifat privat, tetapi dari sisi amal salehnya,” tegas Dedi.

Dalam kesehariannya, Dedi memiliki kebiasaan sederhana di pagi hari, yaitu berjalan-jalan ke sawah untuk menikmati udara segar dan refleksi diri dengan kehidupan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Yai Mim bercerita tentang pengalamannya saat berkunjung ke Perpustakaan Alexandria di Mesir, salah satu perpustakaan tertua dan terlengkap di dunia.

Selama beberapa bulan tinggal di sana, beliau memperdalam khazanah keislaman dan sempat sekali bertemu dengan seorang warga Indonesia asal Jawa bernama Mahmud.

Dedi menegaskan pandangannya bahwa agama adalah urusan pribadi yang harus dijaga dan dihormati sebagai manusia beragama.

"Kita dituntut untuk saling memberikan kebermanfaatan, baik kepada sesama manusia maupun alam semesta," terangnya.

Di penghujung perbincangan, Yai Mim mengatakan, Islam itu perilaku yang bisa dilakukan oleh siapa saja asalkan dia menuju Allah. "Atau menuju Tuhan itulah jalan kedamaian namanya islam," pungkas Yai Mim.(**)

Sumber naskah: Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Editor : Alpin.
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #Yai MIM