Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Terdampak Penutupan Tambang di Parung Panjang Bogor Bakal Terima Bantuan Jutaan Rupiah per Bulan, Dedi Mulyadi: Kita Lagi Hitung

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:17 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan pemerintah provinsi akan memberikan bantuan kepada warga terdampak penutupan tambang di Parung Panjang Bogor
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan pemerintah provinsi akan memberikan bantuan kepada warga terdampak penutupan tambang di Parung Panjang Bogor

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengklaim memiliki jurus untuk mengatasi warga yang terdampak penutupan tambang di Cigudeg, Parung Panjang, dan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.

Hal ini Dedi Mulyadi dalam unggahan akun instagram pribadi miliknya.

"Jurus Pemprov Jawa Barat tangani masyarakat terdampak penutupan tambang di Parungpanjang," tulisnya.

Baca Juga: Delegasi UIKA Bogor Berkiprah di IMSO 2025 Malaysia, Indonesia Sabet 22 Medali dan Siap Jadi Tuan Rumah pada 2026

Gubernur Jawa Barat mengaku fokus terhadap warganya yang terdampak penutupan tambang.

Ia mengatakan, sejumlah warga kehilangan pekerjaan, pendapatan, dan kehidupan.

Dedi Mulyadi mengatakan, memiliki sejumlah pilihan untuk mengatasi masalah yang terjadi akibat penutupan tambang.

Baca Juga: Bonus Rp600 Ribu Cair, PKH hingga BPNT Susulan Tahap 3 Merata di Wilayah Berikut Ini, Sinyal Positif Penebalan Bansos Berlanjut

Pilihan pertama, ia menyampaikan, akan memberi bantuan kepada warga senilai Rp2 - Rp3 juta per bulan selama penutupan.

"ini lagi kita hitung, skemanya lagi kita buatkan supaya kebutuhan beras dan anak sekolah tetap terpenuhi," beber Gubernur Jawa Barat.

Tak hanya opsi memberikan bantuan uang tunai, Dedi Mulyadi menegaskan akan menyiapkan lapangan pekerjaan bagi pekerja tambang.

Baca Juga: Friend Run 2025, Ruang Inklusif yang Satukan Warga dan Penyandang Disabilitas di Kota Bogor

Ia menjelaskan, pekerja sektor tambang bisa bekerja sebagai kuli belah batu atau operator beko.

Gubernur Jawa Barat juga menawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan kepada warga terdampak.

"Kami membutuhkan tenaga kebersihan yang akan direkrut dari karyawan terdampak penutupan tambang," ujarnya.

Mengenai gaji karyawan, Dedi Mulyadi menekankan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan gaji setara upah minimum kabupaten (UMK).

Baca Juga: BRI Dinobatkan Menjadi Salah Satu Emiten BigCap dengan Penerapan GCG Terbaik dalam Ajang IICD Award 2025

Opsi selanjutnya, ia menjabarkan, akan menyiapkan tenaga-tenaga sopit yang dibutuhkan untuk pekerjaan si sektor Pekerjaan Umum, Pengelolaan Sumber Daya Air, dan lingkungan.

Kemudian, warga terdampak penutupan tambang di Parung Panjang Bogor juga akan dilatih menjadi tenaga pemadam kebakaran.

"Kami memerlukan tenaga-tenaga untuk pemadam kebakaran yang akan disebar di berbagai wilayah Jawa Barat," tambahnya.

Gubernur Jawa Barat meminta kepada semua pihak untuk bersabar, karena dalam minggu ini akan bergerak melakukan realisasi.

Baca Juga: Jadi Pusat Gerakan Bertaawun, Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA dan Kampung Zakat Resmi Diluncurkan di Bogor

"Saya engga apa-apa dibenci, saya engga ada masalah, yang penting saya berguna bagi kepentingan orang banyak," pungkas Dedi Mulyadi.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #Penutupan Tambang #parung panjang bogor #gubernur jawa barat