RADAR BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq mengatakan ada puluhan pabrik di Kota Depok yang terbukti membuang limbah industri ke Sungai Cipinang.
Hal itu, katakana Hanif Faisol Nurofiq disela-sela melakukan aksi bebersih Sungai Cipinang, Minggu 12 Oktober 2025.
"Total 21 (pabrik). Semua buang limbah industrinya ke Sungai Cipinang," katanya disela-sela bebersih Sungai Cipinang, Minggu 12 Oktober 2025.
Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, Pemkot Depok bakal memberikan peringatan kepada 21 pabrik yang membuang limbah industrinya ke sungai Cipinang.
"Nanrj pak wakil walikota akan memberikan peringatan kepada 21 pabrik itu," tuturnya.
Ia meminta, dalam waktu satu bulan, seluruh pabrik tersebut wajib menghentikan pencemaran.
Jika tidak, pemerintah akan menindak tegas dengan sanksi hukum.
“Kami kasih waktu satu bulan untuk berbenah. Kalau tidak nurut, biar kami yang tegakkan aturan,” kata Hanif, di sela aksi bersih Sungai Cipinang Kota Depok, Minggu 12 Oktober 2025.
Ia menegaskan, dalam satu bulan kedepan, tidak boleh lagi ada limbah yang dibuang ke sungai. Jika masih membandel, ia tak segan akan menutup pabrik tersebut.
"Mau alasan tenaga kerja, mau apa, kami gak peduli, kami tutup. Karena untuk instalasi pengelolaan air limbah tidak mahal mahal amat sekarang," tuturnya.
Ia memaparkan, penanganan Sungai Cipinang menjadi proyek kolaboratif antara Kementerian LH dengan Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Kota Jakarta Timur.
Ditargetkan dalam waktu satu bulan, sepanjang 30 kilometer aliran sungai tersebut sudah jauh lebih bersih dari sampah dan limbah.
“Artinya, 10 November nanti, kami ingin kondisi Sungai Cipinang ini berubah drastis, syukur-syukur bisa bersih total,” harapnya.(Faj)
Editor : Alpin.