RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memuji kegigihan Mak Tarsih yang tetap semangat ngababad atau membersihkan gulma walaupun ia sudah berusia senja.
Mak Tarsih merupakan petani perempuan yang mengimplementasikan feminimisme bahwa ia sanggup mengarungi hidup walaupun suaminya, Mang Dahlan sudah tiada.
Karena sangat mencintai suaminya, Mak Tarsih tidak menikah lagi. Walaupun Mang Dahlan senang perempuan semasa muda, Mak Tarsih tetap setia. Hanya Mang Dahlan seorang yang ada dalam hati perempuan bersuara pelan tersebut.
“Didoakeun sing geura boga jodo, didoakan sing geura boga salaki. Nini-nini oge payu ka aki-aki (Didoakan segera cepat punya jodoh. Didoakan segera cepat punya suami. Nenek-nenek juga laku ke kakek-kakek,)” ucap Dedi Mulyadi dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
“Pak Dedi, teu hoyong nikah deui? (tidak mau menikah lagi)?” tanya Mak Tarsih sembari menengadah.
Kedua bola matanya berbinar penuh rasa penasaran, petani perempuan itu memijit-mijit jemari kakinya yang berbenggol-benggol, sSudah lama perempuan berusia 82 tahun tersebut tak pernah memakai sandal.
Dedi Mulyadi menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak ingin menikah lagi, padahal Gubernur Jabar tersebut menyatakan ingin memiliki pasangan jika berbincang dengan Yai Mim dan istrinya.
“Eta Nini-nini sakitu tos bongkokna, babad wae. Ieu nini-nini geus kolot. Bengkung kieu. Babad wae, (Itu nenek-nenek sudah bongkok, membersihkan gulma terus. Nenek-nenek ini sudah tua. Bengkok begini. Membersihkan gulma saja terus,)” kata Dedi Mulyadi.
Gubernur Jabar tersebut terpana ketika tak ada yang membantu Mak Tarsih membersihkan sawah dari gulma, padahal ada anak cucu. Maka, ia meminta Mak Tarsih untuk memakai uang pemberian darinya untuk dirinya sendiri, uang tersebut sebagai pengganti biaya mengolah sawah.
Sehuma itu 740 m, berarti 60 bata. Lahan tersebut memerlukan 50 kg pupuk berupa urea, TS, dan mutiara, belum lagi pestisida dan biaya tenaga kerja borongan sekitar Rp500 ribu.
“Pak Dedi, mani seueur duitna (uangnya sangat banyak,)” ucap Mak Tarsih sembari menatap uang pemberian sang Gubernur Jabar.
Dedi Mulyadi menyatakan uangnya tak banyak, tetapi ada untuk memberi, yang terpenting itu niat untuk berbagi dengan sesama.
Gubernur Jawa Barat tersebut berpesan agar Mak Tarsih membeli makanan enak favorit. Ternyata perempuan gigih tersebut suka ikan mas, bukan ayam yang membosankan. Bukan Dedi Mulyadi kalau tak menggoda warga Jabar yang kalem itu.
Editor : Eka Rahmawati