Pemprov Jabar akan Jadikan Sarimukti Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Target Dipercepat
Kholikul Ihsan• Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:13 WIB
Gunungan sampah di TPA Sarimukti.
RADAR BOGOR - Tumpukan sampah TPA Sarimukti yang selama ini menjadi horor lingkungan bagi Bandung Raya akan segera berganti wajah.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan langkah strategis dan radikal yaitu, Sarimukti akan disulap menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA).
Pernyataan ini disampaikan Dedi Mulyadi di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung belum lama ini. Proyek tersebut tidak hanya bertujuan mengatasi krisis sampah di Jabar, tetapi juga berpotensi menciptakan solusi energi baru terbarukan (EBT) yang mandiri.
Salah satu kunci yang membuat proyek ini diyakini berjalan cepat adalah skema pembiayaannya. Dedi Mulyadi memastikan, proyek ini akan dibiayai sepenuhnya oleh pihak swasta, yaitu Danantara melalui kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup, Pemprov Jabar, dan Danantara.
“Ini untuk menyelesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Barat, Danantara akan membiayai sepenuhnya proyek tersebut,” ungkap Dedi Mulyadi.
Proyek PLTSA Sarimukti akan menjadi pusat pengolahan sampah dari wilayah aglomerasi Priangan atau Bandung Raya yang mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Purwakarta.
Kawasan ini dipilih sebagai prioritas pertama sedangkan wilayah lain seperti Bogor, Depok, dan Bekasi akan menyusul dengan skema aglomerasi serupa.
Meskipun pihak Danantara menyanggupi proses pembangunan hingga listrik menyala dalam jangka waktu dua tahun, Gubernur Dedi Mulyadi menantang batas waktu tersebut.
“Tapi saya mau lebih cepat, ya sekitar satu koma lima atau satu koma enam tahun prosesnya,” ujar gubernur Jawa Barat.