RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa menciptakan lapangan kerja bukan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah.
Menurut Dedi Mulyadi, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan investasi dan dunia usaha.
“Intinya begini, memimpin itu tidak bisa sendirian. Pemerintah juga tidak bisa terus-menerus menyiapkan lapangan kerja,” ujar Gubernur Jawa Barat bersama para manager HRD se-Jabar.
Dedi Mulyadi menjelaskan, semakin banyak pemerintah membuka rekrutmen seperti ASN, PPPK, atau tenaga kontrak, semakin besar pula beban anggaran negara.
Akibatnya, energi pemerintah hanya tersita untuk mengurus hal-hal administratif.
“Kalau beban anggaran makin tinggi, pemerintah malah sibuk ngurus dirinya sendiri. Tiap hari apel, rapat, lalu bubar. Saya sendiri belum pernah mimpin apel sejak menjabat gubernur,” ungkap Dedi Mulyadi.
Menurut KDM, kebiasaan birokrasi yang hanya fokus pada apel dan rapat tanpa hasil nyata membuat sistem kerja pemerintahan menjadi tidak produktif.
Gubernur Jawa Barat mendorong pejabat dan ASN agar lebih disiplin dalam kinerja, bukan hanya hadir dalam seremonial.
“Pegawai yang tidak produktif, potong tunjangan kinerjanya. Jangan cuma pidato. Bangsa ini sudah terlalu sering dinasihati, tapi tidak berubah. Perlu tindakan nyata,” tambah Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, KDM menekankan bahwa solusi untuk menciptakan lapangan kerja adalah mendorong investasi.
Menurutnya, kunci menarik investor ada pada kecepatan perizinan, pembangunan infrastruktur, serta jaminan rasa aman dan nyaman bagi pelaku usaha.
“Investasi butuh waktu, tapi pemerintah harus memastikan prosesnya cepat. Infrastruktur harus baik, izin jangan berbelit, dan pengusaha harus merasa aman,” jelas Gubernur Jawa Barat.
Baca Juga: 28 Negara Sudah Amankan Tiket ke Piala Dunia 2026, Termasuk yang Menyingkirkan Indonesia
Selama delapan bulan masa kepemimpinannya, KDM menyebut Pemprov Jawa Barat fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penciptaan iklim usaha yang kondusif.
Dedi Mulyadi berharap, langkah ini dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat tanpa membebani anggaran pemerintah.
“Pemerintah bukan hanya pemungut pajak. Pemerintah harus hadir menciptakan rasa aman dan nyaman bagi yang ingin berusaha,” tutup Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim