Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Protes Gara-Gara Tambang Parung Panjang Ditutup, Warga Bogor Ini Bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Siap Dipekerjakan di Proyek Pemprov Jabar

Eka Rahmawati • Jumat, 17 Oktober 2025 | 12:31 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu warga Bogor yang sempat protes terkait penutupan tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor dan sekitarnya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu warga Bogor yang sempat protes terkait penutupan tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

RADAR BOGOR - Seorang pria warga Kabupaten Bogor bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi setelah sempat protes terkait penutupan aktivitas tambang di wilayang Parung Panjang Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, pria tersebut sambil memakan kelapa memprotes kebijakan Dedi Mulyadi lantaran berdampak pada kehidupan ekonominya.

"Gara-gara sia KDM aing teu bisa ngakan kejo, ngakan kalapa ayuena mah teu kabeli beas beas acan aing gara-gara sia PT ditutup," ucap pria tersebut dalam video yang diunggah ulang gubernur Jawa Barat di Instagram @dedimulyadi71 yang berarti: "Gara-gara Anda KDM, saya tidak bisa makan nasi, makan kelapa sekarang, tidak bisa membeli beras gara-gara PT oleh Anda ditutup."

Dedi Mulyadi kemudian menyampaikan permohonan maaf pada pria tersebut karena selama ini warga Parung Panjang, Kabupaten Bogor dan sekitarnya sering mengalami kemacetan, kecelakaan yang berdampak pada luka parah maupun meninggal lantaran insiden dengan truk tambang. 

Gubernur Jabar juga menyoroti perusahaan yang tak memberikan jaminan kesehatan maupun ketenagakerjaan kepada para pekerja.

"Ku kituna geus teu kudu melang bapak kuring ge pamingngin tanggung jawab karunya teuing warga Jawa Barat ngahakan kalapa wungkul (Oleh karena itu jangan khawatir Bapak, saya pemimpin tanggung jawab, kasihan warga Jawa Barat hanya makan kelapa)," kata Dedi Mulyadi menanggapi video protes warga Kabupaten Bogor tersebut.

Video tersebut lantas viral dan menyedot perhatian, hingga akhirnya Dedi Mulyadi bertemu dengan pria itu di kediamannya Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

Dalam pertemuan tersebut Dedi memastikan pihaknya akan memberi pekerjaan pada pria tersebut termasuk kepada rekan-rekannya yang terdampak imbas penutupan tambang di wilayah Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Tenjo, dan sekitarnya.

"Mimiti November jeung babaturanana nanti dikerjakan jadi tenaga kebersihan, saluran air, ikut dalam proyek-proyek pembangunan jalan, irigasi, drainase (Awal November bersama teman-temannya nanti dipekerjakan menjadi tenaga kebersihan, saluran air, ikut dalam proyek-proyek pembangunan jalan, irigasi, drainase)," ujar Dedi Mulyadi kepada pria yang hadir mengenakan seragam Linmas tersebut.

Gubernur Jawa Barat menjelaskan terdapat sekitar 3.500 keluarga yang terdampak akibat penutupan tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

"Insyaallah secara selektif akan kami pekerjakan pada sektor-sektor pekerjaan umum Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ucapnya. 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #gubernur jawa barat #parung panjang