RADAR BOGOR - Nanang seorang penjual es cincau asal Kota Bogor yang sempat viral lantaran fasih 4 bahasa asing mengungkapkan kekecewaan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Beberapa waktu lalu Nanang dan gubernur Jawa Barat pernah bertemu dan berbincang berbagai hal mulai dari aktivitasnya berjualan hingga kisah pribadi. Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga sempat meminta Nanang menjadi penerjemah bahasa asing pribadinya.
Pada video tersebut diketahui bahwa Nanang juga sempat menceritakan sehari-hari dirinya berjualan es cincau di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor dan sudah sekitar 15 tahun.
Sebelum menjalani usahanya, selagi muda Nanang merupakan sosok tour guide atau pemandu wisata di Kebun Raya Bogor sejak tahun 1985 dan ia lebih banyak belajar secara otodidak terlebih sering bertemu dengan orang asing.
Tak hanya itu, Nanang juga sempat belajar dari tetangganya ketika itu hingga semakin lama ia pun bisa berbahasa asing.
Selain bahasa Inggris, penjual es cincau itu juga bisa berbicara menggunakan bahasa asing lainnya seperti Belanda dan Jerman.
Mengetahui hal itu, Dedi Mulyadi ketika itu merasa terpukau dan meminta Nanang untuk menjadi penerjemah bahasa Inggris pribadinya.
“Bapak kerja sama saya saja, jadi penerjemah saya bahasa Inggris,” kata Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Namun setelah pertemuan itu, Nanang belum mendapat pekerjaan sebagai penerjemah seperti yang pernah disampaikan gubernur Jawa Barat.
"Memang saya sebelumnya nggak berharap bahwa saya itu ingin jadi ajudannya atau penerjemah bahasa Inggris, saya gak mimpi sebelum itu saya nggak berharap banyak," ujar Nanang dalam unggahan video yang diunggah ulang gubernur Jawa Barat di Instagram @dedimulyadi71.
Menanggapi terkait penjual es cincau asal Bogor tersebut, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan hingga menyampaikan permohonan maaf bila membuat Nanang kecewa.
"Buat Aki saya memang pernah menyampaikan aki mendampingi saya menjadi penerjemah bahasa asing untuk berbagai kegiatan saya ketika melibatkan tamu-tamu dari luar negeri dan saya pasti memenuhi janji itu," ucap Dedi Mulyadi dalam keterangannya di Instagram, Senin, 20 Oktober 2025.
Namun menurut Dedi, dirinya belum melibatkan Nanang sampai saat ini karena belum menerima kunjungan dari luar negeri. Jika pun ada dubes ke Gedung Pakuan kata gubernur Jabar, masih tertangani oleh staf-stafnya.
"Memang sampai saat ini saya belum berkegiatan yang melibatkan tamu-tamu asing hanya beberapa kali menerima Dubes dari luar negeri berkunjung ke Gedung Pakuan dan itu juga masih bisa secara spontan kita dampingi bersama-sama dengan staf-staf saya," jelas gubernur Jawa Barat.
Meski demikian kata Dedi, akan ada waktunya ia meminta Nanang mendampinginya saat menemui tamu-tamu dari luar negeri.
"Nanti ada waktunya aki juga akan saya undang untuk mendampingi saya ketika menerima tamu-tamu dari luar negeri, untuk itu saya ucapkan terima kasih buat aki semangat untuk terus berjualan dan nanti juga ada saatnya kita bertemu salam hormat buat aki mohon maaf kalau saya membuat aki kecewa," kata Dedi Mulyadi.
Editor : Eka Rahmawati