Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sebut Tak Ada Uang Pemprov Jabar Mengendap dalam Bentuk Deposito, bakal Berhentikan Pejabat Jika Nekat Lakukan Ini

Eka Rahmawati • Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:02 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mengungkapkan terkait kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Jabar termasuk menegaskan soal uang yang tersimpan dalam bentuk deposito.

Dedi menjelaskan sampai saat ini Selasa, 21 Oktober 2025 uang Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang tersedia dan tersimpan di BJB atau Bank Jabar Banten sebesar Rp2.418.701.749.621 (dua triliun empat ratus delapan belas miliar tujuh ratus satu juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu enam ratus dua puluh satu rupiah).

"Uang itu tersimpan dalam bentuk giro, bukan deposito dan saya pastikan tidak ada deposito Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengendapkan uang," ujar gubernur Jawa Barat dalam keterangannya dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Selasa, 21 Oktober 2025.

Jika ada pejabat Pemprov Jabar yang menjadi pengelola keuangan diam-diam membuat sertifikat deposito tanpa sepengetahuan dirinya, Dedi Mulyadi menegaskan akan memberhentikanya.

"Saya yakinkan hari ini pun saya berhentikan," tegasnya.

Dedi Mulyadi juga menjelaskan terkait jumlah yang cukup besar menurutnya uang tersebut merupakan hasil pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembayaran kegiatan-kegiatan pembangunan di Provinsi Jawa Barat.

"Jumlah kegiatan yang harus dibayarkan sampai bulan Desember itu kurang lebih Rp7,5 triliun artinya uangnya masih kurang," jelas gubernur Jawa Barat.

Lalu untuk menutup kekurangan tersebut Dedi Mulyadi mengaku masih menunggu pendapatan dana transfer daerah dari pemerintah pusat dan menunggu dana-dana yang diperoleh dari pendapatan Provinsi Jawa Barat.

"Semoga seluruh target pendapatannya tercapai dan hari ini pun kami terus mendorong pembangunan agar betul-betul cepat selesai dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat," ungkap Dedi Mulyadi.

Gubernur Jabar juga memastikan belanja Provinsi Jawa Barat hari ini mengalami perubahan, yang mana belanja publiknya mengalami peningkatan hampir 1000 persen.

"Untuk itu saya ucapkan terima kasih pada semuanya insyaallah pajak yang dibayarkan memiliki manfaat bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat," ucapnya.

Hal itu menurut Dedi bisa dilihat dari jalan-jalan yang sudah mulai terbangun dilengkapi penerangan jalan umum atau PJU, drainase, dan CCTV.

"Nanti akan dipasang gapura-gapura perbatasan, ini adalah ikhtiar kami untuk memberikan rasa nyaman rasa aman bagi seluruh masyarakat Provinsi Jawa Barat," tutupnya.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #deposito