Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berbagai Permasalahan Pendidikan jadi Sorotan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Menawarkan Program Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:54 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan pentingnya pendidikan saat ada di UPI.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan pentingnya pendidikan saat ada di UPI.

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti berbagai permasalahan pendidikan di Indonesia yang belum terselesaikan, mulai dari perilaku anak-anak di jalan hingga kondisi infrastruktur sekolah yang minim perhatian.

Dedi Mulyadi menekankan, meski para pengajar sering berdebat soal metodologi pendidikan dan target Indonesia Emas, persoalan dasar seperti kebersihan, fasilitas toilet, dan perawatan ruang kelas tetap terabaikan.

“Seluruh masalah ini harus segera diselesaikan dengan pendekatan yang seimbang antara gelar akademik dan perilaku budaya,” kata Dedi Mulyadi saat di UPI.

Gubernur Jawa Barat menekankan pentingnya mengembalikan filosofi dasar pendidikan Sunda, yang meletakkan Panca Waluya sebagai fondasi karakter generasi muda.

Prinsip seperti tolong-menolong, kepedulian sosial, dan kasih sayang menjadi inti dari pendidikan yang harus dibangun, tanpa mengabaikan sisi modern dan teknokratis.

Ia menyoroti kecenderungan pendidikan di Indonesia yang lebih menekankan teori dari filsafat Prancis, Yunani, dan Romawi, sementara pengalaman lokal justru terabaikan.

Menurut Dedi, pendidikan seharusnya berbasis pengalaman nyata masyarakat, bukan sekadar akademik semata.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menyoroti bidang kedokteran.

Ia menekankan perlunya menyeimbangkan pengobatan dan pencegahan.

“Jika pendidikan kedokteran hanya fokus pada pengobatan, kita masuk pada industri kapitalis yang justru mengorbankan kemanusiaan,” ujarnya.

Dedi Mulyadi juga menyoroti perlunya pendidikan yang mengasah intelektual, emosional, dan spiritual siswa.

Menurutnya, pendidikan saat ini terlalu fokus pada nilai akademik, tanpa mengajarkan keterampilan praktis dan pengelolaan hidup sehari-hari, seperti pengelolaan uang, gizi, dan pengalaman berwirausaha.

“Anak-anak harus belajar memahami uang Rp10.000 dari orang tua, bagaimana menggunakannya, memantau kebutuhan nutrisi, dan belajar investasi masa depan,” jelasnya.

Di sektor pendidikan formal, Dedi Mulyadi menegaskan UPI sebagai miniatur negara, yang seharusnya mampu melahirkan generasi lengkap yakni akademis, etis, dan mandiri.

Dedi Mulyadi juga menawarkan program beasiswa penuh untuk mahasiswa pendidikan, termasuk biaya hidup, agar kuliah bisa diakses tanpa hambatan finansial.

Dengan pendekatan ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap, pendidikan di Jawa Barat tidak hanya menghasilkan gelar akademik, tetapi juga generasi yang siap menghadapi tantangan kehidupan dengan karakter yang kuat, berbudaya, dan berperadaban Sunda. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #pendidikan #gubernur jawa barat #upi