Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terungkap Ini Penyebab Banjir di Jalan Margonda, Pemkot Depok bakal Perbanyak CCTV Pantau Pembuang Sampah Liar

Ahmad Sopyan • Jumat, 24 Oktober 2025 | 06:49 WIB
Suasana di Jalan Raya Margonda Kota Depok.
Suasana di Jalan Raya Margonda Kota Depok.

RADAR BOGOR - Jalan Margonda selalu sibuk, terlebih di pagi hari dan sore hari hingga menjelang malam. Jalan utama yang ada di Kota Depok itu merupakan salah satu jalan paling sibuk di Kota Depok, dilintasi para pekerja komuter.

Jalur sibuk itu menyimpan banyak masalah, mulai dari kemacetan, parkir liar dan kini banjir. Jalan Margonda kerap banjir, terlebih setiap hujan turun, ketinggianya beragam paling tinggi hingga betis orang dewasa.

Ridwan salah seorang warga Kalimulya Depok setiap hari menggunakan Jalan Margonda untuk pulang-pergi dari tempat ia kerja di Pasar Minggu Jakarta. Setiap hari pula ia berkutat dengan macetnya Jalan Margonda. Namun, penderitaanya kini semakin bertambah ketika hujan tiba, waktu tempuh dari kantor ke rumahnya bisa tiga kali lipat.

"Kalau sudah hujan, banjir sudah macet panjang, bisa tiga jam sampai rumah," katanya kepada Radar Bogor.

Ia menceritakan banjir yang terjadi di Jalan Margonda pada akhir pekan lalu, tepatnya pada Jumat 17 Oktober 2025, Jalan Margonda macet panjang nyaris tak bergerak akibat jalan tergenang banjir.

"Itu paling parah, hampir gak gerak," akunya.

Kondisi itu juga dialami oleh Heru, pengguna Jalan Margonda lainya. Ayah dua anak asal Citayam itu mengaku banjir kronis di Jalan Margonda menjadi momok yang dihindari.

Kata dia, setiap kali hujan deres menguyur dan banjir, jalan tergenang serta macet, ditambah tidak banyak jalan lain yang bisa dilewati.

"Sudah kronis banjir marginda ini," tuturnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Bogor Siapkan Pengalihan Arus saat CFD di Jalan Tegar Beriman Cibinong Diberlakukan

Ia berharap Pemerintah Kota Depok bisa segera menyelesaikan permasalahan banjir Jalan Margonda ini apalagi, saat ini sudah memasuki musim hujan.

"Harus segera ada penanganan, sebelum puncak musim hujan, gak kebayang setiap hari banjir saat puncak musim hujan," harapnya.

Sementara itu data yang dihimpun Radar Bogor, banjir sudah beberapa kali merendam Jalan Margonda.

Pertama pada Kamis, 9 Januari 2025 hujan deras membuat Jalan Margonda terendam banjir, kedua pada, Senin 3 Maret 2025, banjir kembali menggenang Jalan Margonda Raya, Kota Depok.

Ketiga, banjir terjadi di bukan yang sama yakni 17 Maret 2025, hujan deras ruas Jalan Margonda tergenang banjir.

Keempat, pada Selasa, 12 Agustus 2025, banjir kembali terjadi di Margonda usai diguyur hujan deras. Kelima, banjir kembali terjadi di jalan Margonda pada Jumat 17 Oktober 2025. Akibat banjir tersebut kondisi lalu lintas di Jalan Raya Margonda pun macet parah.

Upaya Pemkot Depok Atas Banjir di Jalan Margonda

Pemerintah Kota Depok tak tinggal diam perihal Banjir kronis Jalan Margonda, upaya penanganan banjir dilakukan. Terbaru Wali Kota Depok Supian Suri turun langsung meninjau pengerjaan normalisasi Kali Cabang Timur, salah satu titik rawan banjir di kawasan Jalan Margonda, tepatnya di depan Mal Depok Town Square (Detos), pas Kamis 23 Oktober 2025.

Peninjauan ini menjadi tindak lanjut atas peristiwa banjir yang sempat melumpuhkan jalur utama Kota Depok.

“Margonda sempat banjir dan menyebabkan kemacetan panjang, kami kemudian telusuri penyebabnya, ternyata salah satunya adalah tumpukan sampah di sepanjang Kali Cabang Timur, yang sulit dijangkau untuk dibersihkan karena tertutup jalan dan beton,” katanya kepada Radar Bogor.

Supian memaparkan, sejumlah titik di sepanjang saluran air tersebut kini tengah dibongkar agar memudahkan petugas dalam melakukan pembersihan.

Selain itu, Pemerintah Kota Depok akan memasang jaring sampah di beberapa lokasi untuk mencegah penumpukan kembali di area kolong jalan.

“Saya sudah minta Dinas PUPR melalui bidang Sumber Daya Air agar rutin mengangkat sampah," paparnya.

Titik Krusial Banjir Jalan Margonda

Setidaknya ada tiga titik krusial banjir Kronis Margonda, Depok, titik tersebut yakni di depan Detos, Area Suzuki, hingga Mahaka. Tiga titik itu kerap menjadi titik genangan paling tinggi saat banjir terjadi.

Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan titik krusial itu menjadi perhatian utama dan menegaskan, pembersihan akan dilakukan menyeluruh hingga muara Setu UI, agar aliran air benar-benar lancar.

“Kalau ini sudah rapi, saya minta ditelusuri lagi sampai ujung, sampai muaranya di Setu UI. Jangan sampai masih ada sumbatan yang menghambat aliran air,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke kali atau  saluran air dan menegaskan bahwa kebiasaan buruk itu dapat merugikan banyak pihak karena menyebabkan banjir.Pemerintah, lanjutnya, juga akan memperbanyak CCTV di sejumlah titik untuk memantau pembuang sampah liar.

“Saya harap masyarakat sadar, jangan buang sampah ke sungai atau selokan, tapi kalau tetap ada yang melanggar, akan ada sanksi tegas sesuai aturan. Meski begitu, saya lebih berharap kesadaran daripada sekadar hukuman,” tukasnya.(faj)

Editor : Eka Rahmawati
#depok #jalan margonda #banjir