RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk memastikan kebenaran data pengendapan Rp4,1 triliun yang ramai diperbincangkan.
Dedi Mulyadi berharap angka tersebut benar, karena jika valid, akan memberikan tambahan dana untuk pembangunan daerah.
“Langsung ke BI. Kita harus nanyakan. Kalau saya sih berharapnya benar Rp4,1 Triliun. Jadi tambahan, iya kan? Kalau benar 4,1 Triliun saya dapat tambahan lagi tuh uang lebih,” kata Dedi Mulyadi.
Namun, Gubernur Jabar ini menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika data yang disampaikan tidak sesuai kenyataan.
Dedi Mulyadi menegaskan, siap memberhentikan seluruh pejabat yang terbukti memberikan informasi salah.
“Artinya mereka bohong sama saya, kan sederhana,” tegasnya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Dedi Mulyadi terhadap transparansi dan akurasi data di pemerintahan Jawa Barat.
Publik pun menaruh perhatian terhadap upaya ini sebagai bentuk penguatan pengelolaan keuangan daerah. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim