Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelaskan Situasi Kas Daerah Jabar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Uang Bukan Disimpan, Tapi Dialokasikan untuk Belanja Daerah

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 24 Oktober 2025 | 09:01 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyimak pertanyaan dari wartawan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyimak pertanyaan dari wartawan.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, memberikan klarifikasi terkait isu uang kas daerah sebesar Rp 4,1 triliun yang sempat menjadi perhatian publik.

Menurutnya, persepsi bahwa pemerintah daerah menahan atau menyimpan dana tersebut perlu diluruskan.

"Publik mungkin berpikir bahwa daerah menahan dana dalam bentuk deposito. Namun kenyataannya, uang kas daerah yang ada di bank selalu dialokasikan untuk kebutuhan belanja secara berkala," ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mencontohkan, per hari ini, kas daerah tercatat sebesar Rp2,5 triliun.

Sementara total kebutuhan belanja hingga Desember, termasuk pembayaran gaji pegawai dan biaya operasional sekolah, mencapai sekitar Rp10,5 triliun.

"Artinya, masih ada kekurangan sekitar Rp8 triliun yang akan dipenuhi melalui pendapatan daerah, dana transfer, dan sumber lainnya," tambahnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya melihat keseluruhan periode, bukan hanya kondisi kas saat ini.

"Ukurannya bukan hari ini, tapi pada 1 Januari. Jika pada saat itu kas daerah terlalu besar, artinya belanja publik mungkin tidak berjalan optimal," jelas Dedi.

Dengan klarifikasi ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap publik memahami bahwa pengelolaan keuangan Jabar tetap transparan dan fokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, bukan menumpuk dana di bank. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #dana #gubernur jawa barat #jabar