Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Optimis KUR Perumahan Dapat Ciptakan Multiplier Effect

Kholikul Ihsan • Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:43 WIB
Ilustrasi: Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan di Jawa Barat. 
Ilustrasi: Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan di Jawa Barat. 
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi optimistis bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan akan membawa efek berganda atau multiplier effect ekonomi bagi masyarakat khususnya di Provinsi abar.
 
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Jawa Barat mencatatkan rekor nasional dengan tingkat serapan rumah subsidi tertinggi di Indonesia. Pencapaian ini diprediksi akan memberikan efek berganda yang besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
 
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan Penguatan Ekosistem Perumahan di Karawang, Senin, 27 Oktober 2025 lalu.
 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa pembangunan rumah subsidi bukan hanya soal menyediakan hunian, tetapi juga menciptakan putaran ekonomi baru yang melibatkan berbagai pihak.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Buat Aturan untuk Perusahaan Air Mineral di Jabar, Mulai Januari 2026 Angkut Barang Pakai Kendaraan Sumbu Dua
 
“Setiap rumah yang dibangun melibatkan kontraktor, mandor, pekerja bangunan, toko bahan bangunan, sopir pengangkut material, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitar lokasi,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, seperti dikutip dari laman resmi Bappeda Provinsi Jawa Barat.
 
Dedi Mulyadi juga menyoroti potensi hidupnya kembali sektor pertambangan bahan bangunan, asalkan pengelolaannya sesuai dengan aturan, berizin, dan tidak merusak lingkungan serta infrastruktur jalan.
 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan keberhasilan program ini tidak lepas dari pengaturan tata ruang yang disiplin. Pengembang perumahan wajib mematuhi zonasi untuk pertambangan, industri, perumahan, dan ruang terbuka hijau agar keseimbangan wilayah tetap terjaga.
 
Selain itu, juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara Gubernur, Bupati, dan Wali Kota untuk mengawal kelangsungan program.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Umumkan Rekening Kas Daerah Pemprov Jabar Setiap Hari, hingga 28 Oktober 2025 Total Rp2,6 Triliun
 
“Saya bangga dengan pencapaian tinggi dalam serapan KUR Perumahan di Jawa Barat,” tutup Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
 
Sementara itu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas dominasi Jawa Barat dalam serapan rumah subsidi.
 
Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dinilainya sangat efektif, terutama karena aktif turun langsung ke lapangan.
 
Menurut Menteri Ara setiap rumah subsidi mampu menyerap lima tenaga kerja, dengan penyerapan KUR yang mencapai 100 ribu rumah, berarti sekitar 500 ribu orang akan mendapatkan pekerjaan.
 
“Program ini menjadi solusi nyata dalam mengatasi pengangguran,” kata Menteri Maruarar Sirait.
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #KUR perumahan