RADAR BOGOR – Pemprov Jabar telah merilis laporan terkini mengenai kondisi kas pada Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) per Jumat, 31 Oktober 2025, yang dipublikasikan secara terbuka melalui akun Instagram Gubernur Jawa Barat, @dedimulyadi71.
Video yang diunggah di Instagram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tersebut, memberikan detail pergerakan RKUD, merinci seluruh penerimaan dan pengeluaran yang terjadi pada hari tersebut.
Pada awal hari, saldo kas RKUD yang diunggah Instagram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tercatat sebesar Rp2.586.866.800.335. Setelah terjadi selisih antara pengeluaran dan penerimaan, saldo kas per pukul 17.00 WIB sedikit meningkat menjadi Rp3.140.377.654.960.
Total penerimaan daerah pada hari itu mencapai Rp653.617.815.032. Sumber utama penerimaan berasal dari:
· Dana Bagi Hasil: Rp394.398.280.800
· Dana Alokasi Umum: Rp242.528.249.738
· Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp10.855.027.700
· Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): Rp5.556.018.300
· Retribusi dan pendapatan lainnya: Rp280.238.494
Total pengeluaran harian Pemprov Jabar pada hari yang sama mencapai Rp109.579.233.901 (belum termasuk Belanja Pegawai yang angkanya terpotong). Pengeluaran ini dialokasikan untuk:
· Belanja Barang Jasa (Operasional): Rp56.494.283.637
· Belanja Modal (Pembangunan/Aset): Rp32.111.746.719
· Belanja Bantuan Keuangan Desa: Rp18.979.000.000
· Belanja Tidak Terduga: Rp1.830.000.000
Publikasi data harian ini menunjukkan keseriusan Pemprov Jabar dalam mewujudkan akuntabilitas finansial, memberikan gambaran jelas kepada masyarakat tentang pengelolaan dana daerah, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah provinsi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga