Warga Cianjur Curhat Rela Jual Domba Buat Ongkos Bikin KTP, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Ya Allah Nepika Kieu
Asep Suhendar• Senin, 3 November 2025 | 08:55 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan warga Cianjur yang menjual domba untuk membuat KTP.
RADAR BOGOR - Di tengah perjalanan menuju Cianjur, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan satu keluarga yang sedang berjalan kaki.
Dalam video yang diunggah akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi lantas turun dari mobil untuk berbicara dengan warga Cianjur tersebut.
Dedi Mulyadi lantas menemukan fakta warga Cianjur tersebut bercerita bahwa ia dan keluarganya harus menjual domba untuk bisa membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Uang hasil penjualan domba tersebut dijadikan ongkos untuk pergi ke kantor kecamatan, mengingat jarak dari rumahnya ke lokasi pembuatan KTP dinilai cukup jauh.
"Ngajual domba teh kanggo ngadamel KTP, ngadamel KK keur ongkos (Menjual domba itu untuk membuat KTP dan KK, untuk ongkos)," kata salah satu warga Cianjur itu dilansir Instagram @dedimulyadi71.
Dedi pun lantas bertanya terkait layanan pembuatan KTP yang ada di salah satu kecamatan di Cianjur tersebut.
"Oh emang Disdukcapilnya di kecamatan aya, kantor layananna di kecamatan?" tanya Dedi.
Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian yang juga mendampingi Dedi Mulyadi pada momen tersebut, lantas membenarkan adanya layanan pembuatan KTP di kecamatan.
Mendengar cerita salah satu warganya yang harus rela menjual domba untuk membuat kartu tanda penduduk, Dedi Mulyadi terlihat cukup prihatin.
"Ya Allah nepika kieu iyeuh (Ya Allah sampai seperti ini)," ucap Dedi Mulyadi.