RADAR BOGOR - Kabar gembira disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Senin, 3 November 2025 kepada warga yang terdampak penutupan tambang di wilayah Kabupaten Bogor.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu telah membuat kebijakan yang menyatakan terkait penutupan sementara operasional tambang di wilayah Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Kabupaten Bogor dan sekitarnya.
Kebijakan tersebut tentu berdampak salah satunya terhadap masyarakat yang bekerja di perusahaan tambang di wilayah tersebut.
Maka dari itu, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pemerintah kini mulai menyalurkan dana kompensasi kepada masyarakat yang terdampak secara bertahap.
"Buat seluruh warga Bogor, khususnya yang terdampak dari penutupan tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, Batu Jajar dan sekitarnya," kata gubernur Jawa Barat dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Senin, 3 November 2025.
"Pegi hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menurunkan dana kompensasi secara bertahap kepada warga yang terdampak," sambungannya.
Dalam hal ini, masyarakat yang akan mendapatkan kompensasi dari Pemprov Jabar lebih dari 9 ribu orang.
Dedi berharap ganti yang pemerintah berikan bisa membantu mereka yang terpaksa harus berhenti kerja dari perusahaan tambang yang ditutup sementara.
Di samping itu, orang nomor satu di Jawa Barat ini juga mengungkapkan alasannya membuat kebijakan penutupan tersebut.
Menurutnya, pemerintah kini sedang melakukan pembangunan infrastruktur jalan di Jawa Barat, sehingga hal itu harus bisa dirasakan oleh semua pihak.
"Semoga seluruh kegiatan ini memberikan manfaat dan minimal mengurangi beban akibat kebijakan yang diambil penutupan sementara tambang untuk mengambil langkah-langkah strategis bagi kepentingan semua," jelas Dedi Mulyadi.***