Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pasca Banjir dan Longsor Sukabumi, Pemprov Jabar Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak

Khairunnisa RB • Selasa, 4 November 2025 | 13:41 WIB

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan penanganan pasca banjir dan longsor.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan penanganan pasca banjir dan longsor.


RADAR BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Sukabumi.

Bantuan ini merupakan langkah tanggap darurat atas bencana alam yang terjadi akibat curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir.

Bencana banjir dan longsor tersebut menimpa sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, menyebabkan akses jalan terputus, rumah warga rusak, serta terganggunya aktivitas masyarakat.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi longsor susulan.

Baca Juga: Curhat Warga Terdampak Penutupan Tambang di Bogor ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Kuli Angkut Batu Sehari Dapat Upah Rp30 Ribu hingga Rp50 Ribu

Dilansir dari lama Jabarprov.go.id, Pemprov Jabar melalui perangkat terkait menyalurkan bantuan berupa 5.000 liter air bersih untuk warga di wilayah Gunung Geulis RW 05, Desa Cisolok.

Bantuan ini diberikan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

Selain air bersih, warga juga menerima bantuan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan bahan makanan penting lainnya.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak langsung oleh bencana. Penyaluran bantuan dilakukan oleh tim tanggap darurat provinsi bekerja sama dengan instansi di tingkat kabupaten.

Proses distribusi dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan cepat sampai dan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Soroti Nasib Pekerja Tambang di Bogor, Dedi Mulyadi: Rumah Tidak Layak, Tidak Dilindungi BPJS, hingga Infrastruktur Hancur

Kepala perangkat daerah yang menangani kebencanaan menegaskan bahwa pemerintah akan terus menambah pasokan bantuan sesuai hasil pendataan di lapangan.

Pemerintah juga akan memastikan bahwa tidak ada wilayah terdampak yang luput dari perhatian.

Sementara itu curah hujan tinggi menjadi penyebab utama banjir dan longsor di kawasan Sukabumi bagian selatan.

Aliran air dari daerah perbukitan memicu genangan dan pergerakan tanah di beberapa titik permukiman warga.

Selain penyaluran bantuan logistik, pemerintah juga melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan longsor untuk mencegah terjadinya bencana susulan.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan membersihkan material longsoran.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Respons Aduan Siswa SDN Cibitung Sukabumi Belajar di Lantai Tak Ada Meja dan Kursi, Dedi Mulyadi Segera Kirim Bantuan

Pemprov Jabar menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi warga hingga situasi benar-benar pulih.

Tahapan pemulihan akan difokuskan pada perbaikan fasilitas umum, pembersihan lingkungan, dan pemulihan pasokan air bersih.

Koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat agar seluruh kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.

Pemerintah mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang masih mungkin terjadi di wilayah pegunungan Sukabumi.

Masyarakat di lokasi terdampak menyambut baik langkah cepat pemerintah. Warga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang datang tepat waktu, terutama pasokan air bersih yang menjadi kebutuhan utama setelah bencana.

Editor : Eka Rahmawati
#sukabumi #longsor #pemprov jabar #banjir