RADAR BOGOR - Pemkot Depok bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengangkut lebih dari 10 Ton sampah yang cemari Sungai Cipinang.
Data dari DLHK Depok mencatat ada 10.227 kilogram sampah yang berhasil diangkut dari Sungai Cipinang dalam program bersih-bersih itu.
Sampah tersebut diangkut dari Sungai Cipinang sepanjang 7 kilometer yang melintasi Depok dalam waktu satu bulan.
Adapun sampah-sampah yang mencemari sungai didominasi oleh limbah rumah tangga dan domestik. Seperti popok dan plastik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Abdul Rahman memaparkan, banyaknya sampah di Sungai Cipinang tidak terlepas dari kesadaran masyarakat yang masih rendah.
Masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke aliran sungai. Iapun meminta agar masyarakat bersama menjaga Sungai Cipinang yang saat ini sudah mulai bersih.
"Khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tidak membuang sampah ke sungai.baik di Kali Cipinang ataupun kali yang berada di Kota Depok," katanya kepada Radar Bogor Selasa 4 November 2025.
Adapun aksi bersih-bersih Sungai Cipinang dimulai pada pertengahan Oktober 2025. Dimana pada 12 Oktober 2025, aksi bersih-bersih itu dilakukan di titik Jalan Gas Alam. Di sana sebanyak 1.626,66 kilogram sampah berhasil diangkut.
Kemudian di hari yang sama, sampah diangkut di aliran sungai Cipinang di jalan Sumur Bandung, sebanyak 1.205,86 Kilogram sampah diangkut.
Lalu, pada 19 Oktober 2025 pengangkutan sampah di lakukan di aliran Sungai Cipinang di Perumahan BCI Sukatani, Dekat Balai Warga RW 26. Di sana ada 1.243,96 kilogram sampah yang diangkut.
Lalu di aliran Sungai Cipinang di Perumahan BCI Sukatani, dekat Masjid Al Hidayah, ada 915 kilogram sampah diangkut.
Pada 26 Oktober 2025 pembersihan sampah dilakukan di aliran sungai Cipinang di Cisalak Pasar, disana sebanyak 2.728 kilogram sampah diangkut.
Lalu, pada 2 November 2025 di Kelurahan Mekarsari tim gabungan mengangkut sampah sebanyak 3.425 kilogram.
Menurut Abra, temuan ini menjadi bukti nyata bahwa masih banyak warga yang belum menyadari bahaya membuang sampah sembarangan. (faj)
Editor : Yosep Awaludin