Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tekan Angka Kecelakaan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Resmi Libatkan Bengkel Tersertifikasi Untuk Uji KIR Mulai 2026

Kholikul Ihsan • Jumat, 7 November 2025 | 15:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi di Gedung Sate.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi di Gedung Sate.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluncurkan kebijakan yang mengubah total lanskap pertanggungjawaban dalam sektor transportasi darat, yaitu melakukan kerja sama dengan bengkel tersertifikasi.

Melibatkan bengkel tersertifikasi ini muncul, setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap data memilukan mengenai korban kecelakaan lalu lintas di Jabar, yang mencapai lebih dari 3.300 jiwa. Jauh melebihi korban bencana alam, yang hanya 74 jiwa.

Fokus utama dari kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi adalah, mulai tahun 2026, proses registrasi kelayakan kendaraan (KIR) akan diwajibkan hanya dilakukan di bengkel tersertifikasi resmi yang memiliki sertifikat kelaikan kendaraan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pemda Provinsi Jabar akan bekerja sama dengan Organda Jabar melakukan audit menyeluruh terhadap perusahaan angkutan darat.

Intinya, jika kendaraan yang mendapat sertifikasi KIR dari bengkel resmi mengalami kecelakaan akibat malfungsi teknis, bengkel tersebut akan diseret dalam proses pertanggungjawaban. Ini mendorong bengkel untuk melakukan pengujian secara jujur dan menyeluruh.

Selain pengetatan regulasi, Pemdaprov Jabar juga menyiapkan solusi dua arah, yaitu penegakan hukum yang lebih ketat terhadap truk ODOL (over dimension dan over loading), serta perbaikan masif pada infrastruktur:

- Pos Layanan Terpadu: Disiapkan pos layanan terpadu (lengkap dengan mobil derek, pemadam, patroli PJU, medis, dan keamanan) untuk memastikan respon tercepat saat insiden terjadi di jalan.

- Jalan Premium Logistik: Standardisasi jalan ini disesuaikan dengan fungsi wilayah (industri, pertanian, pegunungan).

- Prioritas Jembatan: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui bahwa kondisi jembatan di Jawa Barat tidak baik-baik saja, pemerintah akan mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jembatan di seluruh wilayah, mendukung keselamatan logistik dan mobilitas harian warga.

Dengan mengintegrasikan pertanggungjawaban dari hulu (bengkel dan perusahaan) hingga hilir (infrastruktur jalan dan layanan darurat), Pemprov Jabar menargetkan penurunan drastis angka kematian di jalan raya.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #bengkel #gubernur jawa barat