Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ini Titik Rawan Matel di Kota Depok yang Meresahkan, Masyarakat Diminta Kompak Melawan

Ahmad Sopyan • Rabu, 12 November 2025 | 11:33 WIB
Jalan Margonda Kota Depok salah satu titik rawan aksi matel.
Jalan Margonda Kota Depok salah satu titik rawan aksi matel.

RADAR BOGOR - Kota Depok kini tengah dilanda keresahan akibat keberadaan Debt collector atau yang akrab disebut matel.

Itu lantaran para matel bukan saja menyasar para penunggak cicilan, tapi juga menyasar secara acak, termasuk masyarakat yang tak memiliki tunggakan.

Kendaraan mereka disetop paksa oleh matel. Dihadang dan diintimidasi. Kasus terbaru, pasutri yang diberhentikan paksa, meski motor tersebut dibeli secara tunai.

Kasus itu membuat warga KOta Depok resah. Tak sedikit masyarakat mengajak agar warga kompak saat menemukan matel beraksi di jalan secara ugal-ugalan itu.

"Udah bikin resah, kalau ketemu di jalan warga harus kompak," kata Prayoga (34) pengemudi ojol saat ditemui Radar Bogor di Jalan Tole Iskandar Rabu 12 November 2025.

Ia menyebut, jika masyarakat kompak, matel tak akan berani macam-macam. Ia menyebut banyak kejadian matel yang babak belur dan kabur saat masyarakat kompak.

"Jadi sekarang kalau ada matel, warga kompak, kasih pelajaran. Jangan seenaknya di jalan," ujarnya.

Senada dikatakan Ilham (36) warga Depok lainnya. Ia mengaku beberapa kali kerap menolong warga yang dihadang matel di Jalan Margonda.

"Sudah meresahkan, apalagi korbanya perempuan, beberapa kali saya ikut nolongin, usir matel sama pengendara lain," tuturnya.

Ia meyakini, jika masyarakat kompak, matel kalah jumlah dan memilih untuk pergi. Untuk itu ia mengajak masyarakat jika melihat ada tindakan matel yang menghadang dan merampas kendaran di jalan, kompak untuk melawan.

"Kalau lawan ramai-ramai mereka takut. Jadi jangan dibiarkan, biar gak makin menjadi, biar Depok ini aman dari matel," tuturnya.

Hal serupa dikatakan Yosep (37), pengemudi ojek online. Ia geram dengan keberadaan matel yang kerap bikin resah warga.

Apalagi banyak korban salah sasaran. Ia berharap agar polisi bertindak cepat menangkap matel yang berkeliaran di Kota Depok.

"Dulu waktu ditangkapin polisi, sempat aman, sekarang mulai ramai lagi. Jadi harus ditangkapin lagi itu," pintanya.

Menanggapi itu, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan, polisi kini tengah memburu matel yang sempat viral di wilayah Sukmajaya Depok.

"Anggota kepolisian sudah melakukan penyidikan terkait matel yang diduga melakukan perampasan atau penghadangan terhadap warga,” kata Made kepada Radar Bogor Rabu 12 November 2025.

Selain itu, Made juga mengatakan Polres Metro Depok sudah memetakan sejumlah lokasi atau titik rawan tempat para matel kerap beroperasi.

“Di sepanjang Jalan Margonda, Jalan Tole Iskandar, Jalan Siliwangi, kemudian di Jalan Raya Bogor, itu kerap menjadi tempat keberadaan para matel,” paparnya.

Ia menegaskan, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras telah menginstruksikan peningkatan patroli di titik-titik tersebut untuk mencegah intimidasi terhadap pengendara. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#kota depok #debt collector #Matel