Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ekonomi Jabar Tumbuh 5,20 persen! 104 Proyek Rp186 Triliun di WJIS 2025 Siap Serap Ratusan Ribu Pekerja

Kholikul Ihsan • Kamis, 13 November 2025 | 12:22 WIB
Rapat agenda WJIS 2025
Rapat agenda WJIS 2025

RADAR BOGOR – Di saat laju ekonomi nasional mencatatkan pertumbuhan 5,04%, Jawa Barat membuktikan diri sebagai lokomotif pertumbuhan dengan melesat lebih kencang di angka 5,20% pada triwulan III 2025.

Tahun ini saja, derasnya modal yang masuk ke Jawa Barat telah berhasil menyerap 303.469 tenaga kerja.

Tidak mengendurkan pedal gas, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jabar kembali menggelar pesta investasi akbar, West Java Investment Summit atau WJIS 2025.

Agenda strategis yang akan dihelat di Hotel Pullman, Bandung, pada 14 November 2025 ini bukan lagi sekadar seremoni, melainkan sebuah etalase raksasa yang membuktikan Jabar sebagai destinasi investasi utama di Indonesia.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Dedi Taufik, menegaskan bahwa WJIS 2025 akan menjadi bursa investasi paling agresif tahun ini.

“Kami tidak main-main. Ada 104 proyek investasi senilai total Rp186,29 triliun yang kami tawarkan. Ini terdiri atas 41 proyek yang siap jalan (ready to offer) dan 63 potensi baru yang sangat prospektif,” ujar Dedi Taufik di Gedung Sate, Senin (10/11/2025), dikutip dari laman resmi bappeda.jabarprov.go.id.

Lebih dari 600 peserta, termasuk 300 calon investor global dan 25 perwakilan kedutaan besar, dipastikan hadir untuk berebut proyek-proyek strategis ini. Fokusnya jelas: pengelolaan limbah, kawasan industri terpadu, hilirisasi, dan infrastruktur masa depan.

“Target kami sangat jelas. Kami menargetkan seluruh minat investasi yang muncul dalam forum ini dapat terlaksana dalam kurun waktu tiga hingga enam bulan mendatang,” tegas Dedi.

Bukan Sekadar Janji, Realisasi Investasi Jabar Meroket 18%

Kepercayaan diri Pemprov Jabar bukan tanpa alasan. Data menunjukkan bahwa investor memandang Jabar sebagai surga investasi.

Hingga kuartal III 2025, nilai investasi yang masuk ke Jawa Barat telah mencapai Rp218,2 triliun. Angka ini meroket 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data yang diolah dari DPMPTSP menunjukkan bahwa realisasi investasi tahun ini sudah mencapai 80,5% dari target ambisius sebesar Rp271 triliun.

“Investasi ini menjadi komponen penting kedua (24,6%) dalam LPE Jabar, tepat di bawah konsumsi rumah tangga,” jelas Dedi.

Menariknya, investor domestik (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp119,2 triliun (54,7%), menunjukkan kepercayaan kuat dari pelaku usaha dalam negeri. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) menyusul ketat dengan Rp98,9 triliun (45,3%).

“West Java Investment Summit sudah menjadi brand global. Banyak investor memandang Jabar sebagai lokasi strategis berkat dukungan infrastruktur, SDM unggul, dan yang terpenting, kepastian kebijakan yang kuat,” papar Dedi.

Fokus Industri Hijau dan Rebana Metropolitan

Mengusung tema Memperkuat Ketahanan Daerah melalui Industri Hijau, Investasi Cerdas, dan Pertumbuhan Inklusif, WJIS 2025 akan mendorong Jabar sebagai pusat ekonomi hijau.

Kehadiran investor baru berskala global seperti VinFast (produsen kendaraan listrik) dan Great Giant Pineapple (GGP) di kawasan Rebana Metropolitan menjadi bukti nyata bahwa Jabar serius menggarap industri masa depan yang berkelanjutan.

“Kehadiran mereka akan semakin memperkuat posisi Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi hijau dan industri masa depan,” tutup Dedi.***

Editor : Eli Kustiyawati
#WJIS 2025 #jawa barat #ekonomi