RADAR BOGOR - Aplikasi ketenagakerjaan Nyari Gawe terus dibanjiri pelamar sejak awal diluncurkan pada Oktober 2025 lalu oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Aplikasi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang menyediakan lowongan kerja itu tercatat menyediakan sekitar 5 ribu lebih lowongan kerja dari 200 perusahaan yang sudah bergabung di Jabar.
Melansir data dari Humas Pemprov Jabar, sampai dengan Senin, 17 November 2025 tercatat ada 5.349 lowongan kerja yang tersedia dengan total 200 perusahaan yang sudah bergabung.
Selain itu sudah ada 216.964 pencari kerja di aplikasi tersebut dan terdapat pelamar kerja aktif yang mencapai 100.681.
"Perusahaan yang bergabung 200, lowongan kerja 5.349, pelamar di-review 361, pelamar diterima 53," demikian update Aplikasi Nyari Gawe dilansir dari Instagram @humas_jabar, Selasa, 18 November 2025.
Aplikasi Nyari Gawe milik Pemprov Jawa Barat menjadi titik temu antara pencari kerja dan perusahaan di Jawa Barat dan diklaim memudahkan para pencari kerja lantaran dapat menghemat waktu dan biaya.
Nyari Gawe memudahkan para pencari kerja mengakses informasi lowongan dan bisa diunduh di Play Store.
Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluncurkan Aplikasi Nyari Gawe di kawasan industri PT Sun Bright Lestari, Kabupaten Indramayu pada Oktober 2025 lalu dan aplikasi digital tersebut bisa diunduh di Playstore.
Melalui aplikasi Nyari Gawe, para pencari kerja tidak lagi perlu antri panjang, melamar ke berbagai tempat, dan terhindar dari pungli sehingga menjadi solusi efisien, ekonomis, serta kredibel bagi para pencari kerja.
Gubernur Jabar juga berharap perusahaan aktif memperbaharui data di aplikasi tersebut.
Editor : Eka Rahmawati