Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Perbolehkan ASN Izin Karena Alasan Unik Ini, Kualitas Kinerja Jadi Tolak Ukur Utama

Robecca Sesaria • Kamis, 20 November 2025 | 08:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

RADAR BOGOR -  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan angin segar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerjanya dengan memperkenalkan sejumlah kelonggaran yang mengedepankan nilai keluarga dan kualitas kinerja.

Menurut penegasan Dedi Mulyadi, kualitas perencanaan dan capaian kinerja adalah hal utama yang menentukan produktivitas ASN, bukan hanya sekadar kehadiran pegawai di kantor.

Menurut Dedi Mulyadi, di era digital saat ini, pekerjaan dapat diselesaikan dari lokasi manapun tanpa mengurangi tingkat tanggung jawab yang diemban.

Digitalisasi, menurut Dedi Mulyad, memberi fleksibilitas bagi ASN untuk tetap produktif sambil menjalankan peran keluarga, seperti mengasuh anak atau merawat orang tua sakit.

Kerja fleksibel ini juga dinilai Dedi Mulyadi berpotensi mengurangi beban anggaran negara. Selain itu, pria kelahiran tahun 1971 tersebut menyampaikan kebijakan yang sangat berpihak pada peran ASN sebagai anak.

Salah satunya adalah Izin cuti merawat ibu sakit. Dedi Mulyadi mengatakan bahwa ia memberikan cuti bagi ASN yang ibunya sakit, terutama yang sakit parah seperti stroke.

Kebijakan lain yang unik adalah izin khusus ulang tahun ibu. Dedi Mulyadi memberikan kelonggaran bagi ASN untuk tidak masuk kantor pada saat ibu mereka berulang tahun, sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai keluarga.

"Saya juga memberikan ruang bagi ASN. Ketika ibunya ulang tahun, boleh tidak masuk kantor," katanya.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut menegaskan kembali bahwa produktivitas layanan publik diukur berdasarkan kualitas perencanaan, serapan anggaran, dan kompetensi ASN, bukan sekadar dari banyaknya pegawai yang hadir di kantor.

Meskipun menekankan fleksibilitas, Dedi Mulyadi memastikan ASN lapangan yang menghadapi risiko tinggi, seperti saat menutup tambang ilegal atau mengawasi proyek infrastruktur, akan mendapatkan perhatian dan apresiasi khusus.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #asn #produktivitas #gubernur jawa barat