RADAR BOGOR – Perayaan Milad Muhammadiyah di Jawa Barat tahun ini berubah menjadi momentum penuh kejutan ketika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, hadir dan langsung menyulut antusiasme peserta lewat janji beasiswa pendidikan serta apresiasi besar untuk para pengisi acara seni.
Kehadiran Dedi Mulyadi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa suasana yang hangat, jenaka, sekaligus penuh perhatian terhadap pendidikan dan budaya. Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi membuka pidato dengan candaan yang disambut tawa hadirin.
“Saya tadi bingung, ini Milad Muhammadiyah apa pagelaran seni? Ternyata Muhammadiyah memiliki nilai estetika lokalitas yang sangat tinggi,” ujarnya.
Ia mengaku kagum dengan penampilan seni yang disuguhkan sejak awal acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga paduan suara dan tari-tarian.
Dedi Mulyadi kemudian menyampaikan kisah personal terkait kedekatannya dengan Muhammadiyah.
Ia mengungkapkan bahwa sebelum menjadi gubernur, universitas pertama yang mengundangnya berbicara dalam forum akademik adalah Universitas Muhammadiyah.
“Kata orang Sunda, kudu ngukur kakujur, kudu boga rasa jeung rumasa. Maka sebagai rasa terima kasih, pada tahun 2026 nanti saya akan menyediakan 40 beasiswa S1 gratis bagi keluarga besar Muhammadiyah, dan biayanya ditanggung oleh Gubernur Jawa Barat,” tegasnya disambut riuh tepuk tangan.
Tidak berhenti di situ, Dedi Mulyadi juga mengumumkan beasiswa khusus bagi pembaca ayat suci Al-Qur’an yang tampil pada acara tersebut.
Ia berjanji akan menanggung biaya pendidikan mereka hingga jenjang S2. Sementara itu, paduan suara yang tampil kompak dan kelompok tari yang energik masing-masing mendapat bonus Rp25 juta dan Rp50 juta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Dengan gaya khasnya yang selalu dekat dengan masyarakat, Dedi Mulyadi menutup pidatonya dengan humor yang membuat suasana semakin cair.
“Yang tadi tepuk tangan, saya doakan masuk surga. Yang belum makan, semoga tidak masuk angin,” katanya sambil tersenyum, membuat ruangan kembali pecah oleh tawa.
Acara Milad Muhammadiyah tahun ini menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan dan seni dapat membangun ikatan kuat dengan masyarakat.
Dukungan nyata yang diberikan Dedi Mulyadi tak hanya memberi motivasi, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda Muhammadiyah untuk meraih masa depan yang lebih baik.***
Editor : Eli Kustiyawati