Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KAI dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sepakat Percepat Mobilitas Lewat Penguatan Transportasi Rel, Begini Penjelasannya

Kholikul Ihsan • Rabu, 26 November 2025 | 16:23 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Direktur Utama PT KAI sepakati perjanjian kerja sama di bidang perkeretaapian.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Direktur Utama PT KAI sepakati perjanjian kerja sama di bidang perkeretaapian.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sepakati kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) dalam pengembangan transportasi rel untuk mempercepat mobilitas warga dan pemerataan ekonomi daerah.

Kesepakatan ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin di Bandung, Selasa, 25 November 2025.

Penandatanganan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan PT KAI disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana dan para bupati serta walikota se-Jawa Barat.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan sebelumnya yang menekankan penguatan layanan, pengembangan infrastruktur rel, penataan kawasan stasiun, dan penyusunan kajian strategis transportasi berbasis rel di Jawa Barat.

Hadirkan KA Jaka Lalana, Pajajaran, dan Tani Mukti

Dalam kerja sama tersebut, Pemprov Jabar dan PT KAI sepakat memperkuat identitas layanan perkeretaapian melalui sejumlah proyek strategis.

Salah satunya adalah pengembangan Kereta Api Wisata Jaka Lalana yang akan melayani rute Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur. Proyek ini menjadi bagian penting dalam upaya mendorong pariwisata berbasis jalur rel di wilayah selatan Jawa Barat.

Selain itu, kedua pihak juga menyiapkan Kereta Api Kilat Pajajaran yang akan melayani rute cepat Jakarta–Bandung dengan waktu tempuh dipangkas menjadi sekitar satu jam. Layanan ini akan diperluas hingga Garut, Tasikmalaya, dan Banjar dengan estimasi perjalanan hanya dua jam dari Bandung.

Tidak hanya untuk penumpang, Pemprov Jabar dan PT KAI juga mengembangkan Kereta Api Tani Mukti, yakni layanan angkutan hasil pertanian dan perdagangan dari wilayah Jabar menuju Jakarta, Cirebon, dan Banjar.

KA ini akan dilengkapi lokomotif dan gerbong khusus untuk mendukung distribusi logistik pertanian secara efisien.

Fokus Pada Konektivitas dan Infrastruktur

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, kerja sama ini juga meliputi pengembangan kereta listrik (KRL) Padalarang–Cicalengka untuk meningkatkan mobilitas harian masyarakat dan mengurangi kemacetan di wilayah perkotaan.

Selain itu, juga dilakukan kajian peningkatan frekuensi layanan pada rute Nambo–Citayam, yang menjadi salah satu titik strategis jaringan rel di utara Jawa Barat.

“Melalui program ini, kami ingin mempercepat modernisasi transportasi di Jawa Barat agar lebih efisien, ramah lingkungan, dan mampu menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dikutip dari situs resmi bappeda.jabarprov.go.id.

Perkuat Penataan Stasiun dan Aset Rel

Sebagai tahap awal, penataan kawasan Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong akan menjadi prioritas. Proyek ini akan dilanjutkan ke stasiun lain sesuai kajian bersama.

Langkah ini juga mencakup optimalisasi aset-aset rel, penyusunan roadmap perlintasan sebidang, serta pengembangan layanan antarmoda yang terintegrasi di wilayah perkotaan Bandung hingga Karawang.

Guna memastikan keberlanjutan program, dibentuk pula Joint Working Group yang bertugas menyusun langkah teknis, jadwal kerja bertahap, dan sinkronisasi antar instansi.

Sinergi untuk Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa seluruh program pengembangan perkeretaapian di Jawa Barat memerlukan dukungan pembiayaan yang kuat.

Ia berharap sinergi antara Pemprov Jabar, PT KAI, dan seluruh mitra dapat mempercepat realisasi berbagai proyek strategis tersebut.

“Ini momentum penting untuk memperkuat konektivitas Jawa Barat. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat besar bagi warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah,” tutupnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #kai #gubernur jawa barat