Wakil Direktur Utama KAI Dody Budiawan menyampaikan bahwa banyak yang harus dilakukannya untuk menghadirkan kereta api Kilat Pajajaran terlebih jika menggunakan trek atau jalur lama.
“Ini lagi di studi, lagi dipelajari, kemarinkan baru ketemu, bicara, MoU, nah itu perlu studi, banyak hal lah yang perlu kita persiapkan untuk itu semua," ujar Dody dalam keterangannya dilansir dari dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Setelah studi tersebut kata Dody nantinya bisa terlihat hasilnya sehingga pihaknya masih menunggu hasilnya.
“Nanti hasil studinya baru kelihatan, kita ga bisa berandai-andai, kita lihat studinya gimana, mudah-mudahan bisa, ya kita tunggu lah hasil studinya gimana,” sambungnya.
Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan layanan kereta api Kilat Pajajaran dapat memberikan kemudahan mobilitas bagi warga lintas kota dan kabupaten dalam satu jaringan rel yang saling terhubung.
Kereta Kilat Pajajaran juga digadang-gadang bisa memangkas waktu tempuh relatif sangat cepat yakni Gambir-Bandung sekitar 1,5 jam.