Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gegara Masalah Sepele, Seorang Ayah Tiri di Tajurhalang Bogor Tega Menganiaya Balita Hingga Kritis dan Kakinya Patah

Ahmad Sopyan • Kamis, 4 Desember 2025 | 19:50 WIB
Komisioner KPAD Kabupaten Bogor saat mendampingi korban penganiayaan ayah tiri di rumah sakit.
Komisioner KPAD Kabupaten Bogor saat mendampingi korban penganiayaan ayah tiri di rumah sakit.

RADAR BOGOR - Penyidik Polres Metro Depok, mengungkap kekecaman seorang ayah tiri di Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, dengan tega menganiaya anak tirinya.

Kaki korban M, balita berusia 4 tahun itu remuk akibat dianiaya ayah tirinya sendiri.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi memaparkan, luka tersebut dikarenakan tendangan dan injakan dari ayah tiri korban.

"Terduga pelaku ini menginjak dan menendang paha korban hingga patah," katanya kepada Radar Bogor, Kamis 4 Desember 2025.

Made memaparkan, penganiayaan ayah tiri terhadap korban terjadi pada 30 November 2025.

Saat itu, korban hendak menaruh piring bekas makan ke dapur. Namun, korban terjatuh sehingga piringnya jatuh dan sisa nasi berserakan di lantai.

Terduga pelaku yang melihat itu kesal, hingga kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.

"Ayah tiri korban melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara menginjak paha kiri korban sembari melompat," paparnya.

Setelah itu, pelaku meminta korban untuk memungut sisa nasi yang berceceran.

Namun dari pengakuan pelaku, korban tak mengerjakannya. Pelaku emosi, kemudian menendang kaki korban.

"Tersangka mengaku kesal dan emosi kepada korban yang diperintah tidak segera melaksanakan," tuturnya.

Sementara itu Komisioner KPAD, Heni Rustiani memaparkan, kondisi kaki korban patah diketahui saat di bawa ke rumah sakit.

Dokter di rumah sakit menyebut kondisi kaki korban penganiayaan ayah tiri itu patah. "Jadi saat di sana, dikasih tahu tulang paha kaki korban remuk," tukasnya. (FAJ)

Editor : Alpin.
#ayah tiri #korban penganiayaan #tajurhalang #Polres Metro Depok