RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyampaikan terkait penanganan bencana banjir di wilayah yang dipimpinnya seperti Karawang dan Bandung.
Dedi Mulyadi mengatakan tim staf gubernur Jawa Barat hari ini tengah menuju ke Kabupaten Karawang untuk menyalurkan bantuan kebutuhan makanan seperti di wilayah Karangligar.
Seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kata Dedi terus bergerak dalam mendistribusikan makanan, popok bayi, obat-obatan, popok bagi orang tua atau lansia dan selimut serta berbagai kebutuhan lainnya kepada warga Bandung dan sekitarnya yang mengalami banjir tahunan.
Namun, kata gubernur Jawa Barat yang terpenting melakukan berbagai langkah antisipasi seperti menghentikan alih fungsi lahan hingga melarang warga mendirikan bangunan liar atau tinggal di bantaran sungai.
"Perlu saya sampaikan kegiatan-kegiatan seperti ini sifatnya temporer yang paling penting adalah satu hentikan alih fungsi lahan dua lakukan penanaman pohon, ketiga disiplinkan warga untuk tidak menggunakan bantaran sungai sebagai tempat tinggal dan membuang sampah ke sungai," ujar gubernur Jawa Barat dalam keterangannya melalui Instagram @dedimulyadi71, Minggu, 7 Desember 2025.
Selain itu Dedi juha meminta para bupati wali kota di wilayah Provinsi Jawa Barat agar menunda untuk sementara dan melakukan pengkajian terhadap pemberian izin perumahan pemukiman, kegiatan perdagangan dan kegiatan pembangunan lainnya.
Khususnya yang menggunakan daerah-daerah rawa, daerah-daerah kemiringan tebing, daerah-daerah aliran sungai yang pada akhirnya menjadi penyebab utama banjir.
"Ini cara yang terbaik karena apa karena kita akan terus masuk dalam rutinitas tahunan kalau kita tidak melakukan tindakan-tindakan besar yang bersifat penyelesaian jangka panjang, untuk itu saya ucapkan terima kasih mari terus bergerak bekerja selesaikan berbagai masalah dengan cepat dan tepat," tutup Dedi Mulyadi.
Editor : Eka Rahmawati