RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti pembangunan di masa lalu khususnya pada zaman penjajahan Belanda hingga pernyataannya viral di media sosial.
Saat hadir dalam Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 di Balairung Rudini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Selasa, 9 Desember 2025, Dedi Mulyadi menyampaikan berbagai pesan dalam pidatonya.
Salah satunya menyoroti kondisi alam yang memprihatinkan dan membandingkannya dengan masa kolonial Belanda.
Dedi menyatakan jika mengaku sebagai seorang nasionalis maka tidak akan tega ketika mengetahui hutan dibabat bahkan saat hulu sungai diuruk.
Namun menurut gubernur Jawa Barat itu, saat Indonesia telah merdeka selama 80 tahun kondisi berubah seperti gunung yang sudah gundul, sungai keruh, serta jalan-jalan mudah rusak dan jembatan mudah roboh.
"Pertanyaannya adalah siapa yang penjajah itu?" tegas Dedi Mulyadi.
Dedi menyebut mungkin tidak layak hal tersebut disampaikan oleh dirinya selaku gubernur, tetapi itu mewakili hati nurani dirinya sendiri yang selalu ingin diungkapkannya.
"Kenapa? ini problem bangsa dan kebiasaan kita ini adalah ketika bencana kita ribut melakukan perbaikan tapi nanti ketika sudah musim kemarau lagi lupa lagi, berbuat lagi," ungkap gubernur Jawa Barat.
Sementara itu ungkapannya soal pembangunan zaman Belanda viral di media sosial, sebagaimana potongan video yang dibagikannya di Instagram @dedimulyadi71.
Sejumlah warganet turut menyampaikan berbagai komentarnya terkait pernyataan Dedi Mulyadi soal pembangunan zaman Belanda tersebut.
"Betul bangunan Belanda sangat berkualitas, padahal waktu itu belum ada alat alat yang canggih," tulis komentar salah satu warganet.
Editor : Eka Rahmawati