RADAR BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan langkah penanganan banjir dan longsor secara struktural di kawasan Bandung Raya, sekaligus menjamin ketersediaan anggaran untuk upaya tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan terkait ketersediaan dana Rp200 hingga Rp300 miliar untuk penanganan bencana dan pemulihan lingkungan di Jabar.
Dedi bahkan siap mengalokasikan dana lebih besar jika diperlukan, melalui pergeseran anggaran lainnya.
"Pokoknya kita tidak terbatas kalau untuk penyelesaian lingkungan, kalau Rp200-Rp300 miliar kita siapin," ujar Dedi Mulyadi dikutip dari website resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung langkah-langkah strategis Pemdaprov Jabar yang salah satunya adalah evaluasi total tata ruang yang dijadwalkan mulai Januari 2026.
Sebagai tindak lanjut dan persiapan, Dedi Mulyadi akan bertemu dengan Menteri ATR/BPN pada 18 Desember mendatang di Gedung Sate.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memberikan peringatan kepada seluruh pemimpin daerah di Bandung Raya dan sekitarnya.
"Seluruh Bupati dan Wali Kota wajib hadir, kalau tidak mau hadir, silakan kalau mau jadi 'Bupati Bencana'," tegasnya.
Pendekatan struktural dan masif yang didanai ini mencakup beberapa inisiatif penting, antara lain:
- Moratorium Izin Perumahan
- Kewajiban Infrastruktur Air
- Penertiban dan Relokasi
- Reformasi Lahan Curam
Komitmen ini ditekankan sebagai upaya mitigasi jangka panjang, yang mana fungsi ekologis harus dikembalikan.***
Editor : Eka Rahmawati