RADAR BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat kembali memperbarui peringatan dini cuaca pada Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 05.30 WIB.
Berdasarkan informasi tertulis yang diterima Radar Bogor, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang masih terpantau sejak sekitar 05.40 WIB di sejumlah wilayah Jawa Barat.
BMKG memantau potensi cuaca ekstrem tersebut terjadi di Kabupaten Kuningan, khususnya Pancalang, serta Kabupaten Cirebon yang meliputi Losari, Pabedilan.
Babakan, Karangsembung, Lemahabang, Susukan Lebak, Sedong, Astanajapura, Pangenan, Mundu, Beber.
Talun, Sumber, Dukupuntang, Palimanan, Plumbon, Weru, Kedawung, Gunung Jati, Kapetakan, Klangenan.
Arjawinangun, Panguragan, Ciwaringin, Susukan, Gegesik, Kaliwedi, Gebang, Depok, Karangwareng.
Termasuk kawasan Tengah Tani, Plered, Gempol, Greged, Suranenggala, dan Jamblang.
Potensi hujan juga terpantau di Kabupaten Majalengka pada wilayah Leuwimunding dan Sindangwangi, Kabupaten Indramayu di Krangkeng.
Kota Cirebon yang mencakup Kejaksan, Lemahwungkuk, Harjamukti, Pekalipan, dan Kesambi, beserta daerah sekitarnya.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca tersebut berpeluang meluas ke wilayah lain, antara lain Kabupaten Garut (Malangbong).
Kabupaten Tasikmalaya (Kadipaten, Pagerageung, Sukaresik).
Baca Juga: Saldo KKS Kosong? Ini Penyebab KPM Gagal Cair dan Cara Mengatasinya
Serta Kabupaten Ciamis yang meliputi Panumbangan, Panjalu, Kawali, Panawangan, Jatinagara, Rajadesa, Rancah, Sukamantri, dan Lumbung.
Perluasan wilayah terdampak juga berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon.
Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Indramayu, termasuk kawasan perkotaan dan pesisir.
BMKG memperkirakan, kondisi hujan lebat disertai petir dan angin kencang ini masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 08.00 WIB.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim