RADAR BOGOR - Wilayah Kota Depok, tercatat sebagai daerah rawan bencana alam. Hal ini terungkap dari hasil pemetaan bencana yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk memaparkan, jenis bencana yang berpotensi terjadi meliputi tanah longsor, banjir, angin kencang, petir, hingga pohon tumbang.
Menurutnya, dari 63 kelurahan dan 11 kecamatan di Kota Depok, seluruhnya berpotensi terdampak bencana alam.
"Semuanya berpotensi terdampak bencana alam," katanya kepada Radar Bogor Minggu 14 Desember 2025.
Di memaparkan, potensi bencana di Depok disebabkan kontur tanah yang labil dan mudah bergerak.
Perubahan cuaca ekstrem dari kemarau panjang ke hujan deras semakin memperparah kondisi tersebut.
"Jadi sangat berpengaruh. Setelah kemarau lalu tiba-tiba hujan deras, tanah memiliki titik jenuh sehingga mudah terjadi longsor," tuturnya.
Ia mengimbau masyarakat Depok untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi, terutama hujan lebat disertai angin kencang yang kerap menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah.
"Kami imbau warga agar waspada terhadap cuaca ekstrem," paparnya.
Untuk status Kota Depok saat ini, kata dia, masuk dalam status siaga bencana.
Menyusul penetapan status siaga darurat bencana oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk 27 kabupaten/kota, termasuk Kota Depok. "Depok siaga bencana," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Adnan Mahyudin mengatakan, berbagai persiapan dilakukan dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Di antaranya, Damkar Kota Depok selalu berkordinasi memperoleh informasi terupdate terkait cuaca ekstrem.
Hal itu dilakukan untuk mengambil langkah cepat dalam penanggulangan bencana alam akibat cuaca ekstrem.
"Kami selalu berkordinasi memperoleh informasi terupdate terkait cuaca ekstrem, baik melalui BMKG, Pusdalops BPBD Provinsi Jawa Barat juga Pusdalops BNPB," katanya kepada Radar Bogor Rabu 19 November 2025.
Selain itu, kata dia Damkar Kota Depok juga menyiagakan personel untuk menghadapi cuaca ekstrem di Kota Depok.
"Personal ada 160 anggota, tersebar di Mako, 2 pos dan 5 UPT," paparnya.
Kemudian, Damkar Kota Depok juga mempersiapkan dan memastikan peralatan dan unit operasional.
Juga melakukan kordinasi lintas sektor melalui apel kesiapsiagaan Bencana tingkat Kota Depok.
Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, memaparkan, Polres Metro Depok menyiapkan pasukan siaga bencana alam.
Pasukan ini disiapkan untuk turun membantu masyarakat dan menanggulangi daerah yang terdampak bencana alam.
"Untuk jumlah personelnya ada 106 orang," katanya kepada Radar Bogor. (FAJ)
Editor : Alpin.