RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambangi Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur hari ini Senin, 15 Desember 2025.
Kedatangan Dedi Mulyadi kawasan Gunung Padang yang berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur untuk rekonstruksi atau pemugaran di salah satu tempat bersejarah tersebut.
"Ini saya lagi mau acara rekonstruksi Situs Gunung Padang program dari Kementerian Kebudayaan," ujar gubernur Jawa Barat dilansir dari Instagram @dedimulyadi71.
Dedi tampak bersama Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian serta para peneliti seperti Prof Danny Hilman Natawidjaja, Ali Akbar, serta Taqyuddin.
Dalam perjalanan menuju Situs Gunung Padang yang menanjak, Dedi mengagumi sosok leluhur pada zaman dulu dan berpesan agar menjaga warisan leluhur.
"Leluhur kita ke sini dulu bawa batu, kita jalan sendiri aja gak mampu, ayo jaga warisan leluhur jangan merusak warisan leluhur, doraka sia (dosa Anda)," kata Dedi Mulyadi.
Setibanya di Situs Gunung Padang, Dedi Mulyadi lagi-lagi mengungkapkan kekaguman pada para leluhur yang mampu membuat bangunan yang cukup kuat.
Gubernur Jabar itu lantas membandingkan dengan kondisi bangunan masa kini yang tak sekuat zaman dulu meski dengan keterbatasan.
"Kita bangun sekolah SD aja tiga tahun roboh pak, bangun jembatan roboh, pakai semen, pakai perencanaan, ada pengawasnya, ada auditornya, nah leluhur kita ini makanya saya bangga sama leluhur ini pakai apa nancepin ratusan tahun ribuan tahun gak lepas," ungkap Dedi Mulyadi.
Kepala daerah berusia 54 itu itu kemudian menegaskan agar dalam mendirikan bangunan harus lebih baik dari masa lalu seperti yang dilakukan para leluhur.
"Makanya kita kalau ngebangun lebih jelek dari leluhur malu, leluhur kita gak sekolah perguruan tinggi tuh lihat hasil bangunannya. Gak ada rapat paripurna, pengesahan APBD, gak ada pengesahan KUA-PPAS gak ada instruksi-instruksi, ini memang kita malu sama leluhur kita," sambungnya.
Gubernur Jawa Barat itu pun kembali menyampaikan pesan agar merawat peninggalan leluhur terlebih tempat-tempat bersejarah.
"Pokoknya harus tetap merawat peninggalan leluhur di antaranya adalah bangunan bersejarah dan alam bersejarah jangan dijualin terus, jangan ditebangin terus," tutupnya.
Sementara itu Kementerian Kebudayaan akan melakukan rekonstruksi Situs Cagar Budaya Gunung Padang dan menerjunkan tim ahli.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon beberapa waktu lalu hadir dalam acara doa bersama di Situs Cagar Budaya Gunung Padang.
Doa bersama dilakukan sebagai ungkapan syukur sekaligus awal langkah kajian lanjutan serta pemugaran situs yang diyakini menyimpan jejak peradaban kuno Nusantara.
"Melalui kajian dan pemugaran yang berkesinambungan, Kementerian Kebudayaan berkomitmen menjaga dan merawat Gunung Padang yang merupakan warisan kebudayaan yang menjadi kebanggaan Indonesia," demikian keterangan yang dilansir dari Instagram Kementerian Kebudayaan.