RADAR BOGOR - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan pujian kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) atas keberhasilan menekan angka kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan data, tren kasus keracunan di Jabar menurun, dari 21 kasus pada September dan 20 kasus pada Oktober, angka tersebut menyusut menjadi 6 kasus di November, hingga tersisa hanya satu kasus pada pertengahan Desember 2025.
"Penggunaan air bersertifikat serta percepatan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) berkontribusi besar terhadap perbaikan layanan SPPG di Jabar," ujar Dadan dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dadan juga menyebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jawa Barat sebagai yang terbaik di Indonesia.
Saat ini, Jabar telah memiliki 4.144 unit SPPG dari target 5.000 unit, atau sekitar 82 persen, dan hal tersebut merupakan capaian tertinggi secara nasional.
Jika target 5.000 SPPG terpenuhi, program ini diprediksi mampu menyerap hingga 235.000 tenaga kerja, dengan asumsi 47 pekerja per unit.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menekankan tiga poin krusial bagi kepala daerah untuk mengoptimalkan tata kelola MBG sesuai surat edaran Kemendagri.
Yang pertama, dukungan operasional kantor dan sumber daya manusia untuk SPPG. Kedua, percepatan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dan ketiga, pengawalan penerbitan SLHS agar selesai maksimal dalam 14 hari.***
Editor : Eka Rahmawati