Jelang Perayaan Natal 2025 di Jabar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tegaskan Siapa pun Tidak Boleh Mengganggu Kegiatan Ibadah
Kholikul Ihsan• Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:11 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri perayaan Natal Bersama di Gereja GBI Baranangsiang, Kota Bandung.
RADAR BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan perayaan Natal 2025 berjalan aman, damai, dan penuh toleransi di wilayah Jabar.
Langkah ini menjadi komitmen Pemprov Jabar untuk menjaga kerukunan antar umat beragama serta menjamin kebebasan warganya dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menghadiri Ibadah dan Perayaan Natal Bersama yang digelar oleh Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia Raya (PSPI-R) dan Persekutuan Pengacara Oikumene Indonesia (PPOI) di Gereja GBI Baranangsiang, Kota Bandung, Jumat, 19 Desember 2025.
"Natal dilaksanakan dalam keadaan aman, damai dan mudah-mudahan jauh dari bencana," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dikutip dari laman resmi Bappeda Provinsi Jawa Barat.
Dedi Mulyadi menegaskan seluruh jajaran mulai dari Pemda, Kodam III/Siliwangi, hingga Polda Jabar telah bersinergi menjaga keamanan selama periode Natal dan Tahun Baru dan memastikan tidak ada celah yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah atau perayaan masyarakat.
“Kita nyatakan bahwa semuanya dalam keadaan aman, siapa pun tidak boleh mengganggu kegiatan-kegiatan ibadah dan harus saling menghormati dan saya yakin aparat bisa menyelesaikan berbagai problem ini dengan baik,” tegasnya.
Kehadiran dirinya selaku gubernur Jawa Barat bersama unsur TNI dan Polri kata Dedi Mulyadi menjadi bukti konkret bahwa negara hadir dan memastikan Jawa Barat tetap kondusif.
Melalui momen tersebut, Pemprov Jabar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat tali persaudaraan demi mewujudkan Jawa Barat yang inklusif dan istimewa dalam kerukunan.