RADAR BOGOR - Keberhasilan seorang kepala daerah tidak dapat dilepaskan dari visi dan misi yang menjadi dasar kepemimpinannya.
Hal tersebut juga dinilai berlaku bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang sejak awal pencalonannya membawa gagasan besar bertajuk Balik ka Lembur Nata Kota.
Founder Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, menilai visi tersebut mencerminkan arah pembangunan Jawa Barat yang menitikberatkan pada penataan wilayah berbasis desa, lingkungan, dan aspek sosial.
Baca Juga: Jangan Panik! Meski Terlewat, Bansos BPNT Rp600 Ribu Terpantau Masih Cair di Rekening KKS
Menurut Yusfitriadi, konsep itu menjadi fondasi penting dalam melihat capaian kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai kepala daerah.
Dalam pandangan Yusfitriadi, visi tersebut kemudian diterjemahkan secara konkret ke dalam berbagai misi pembangunan.
Di antaranya melalui penguatan pembangunan desa dan kearifan lokal, pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga efisiensi penggunaan anggaran daerah.
Baca Juga: Jam Operasional Taman saat Malam Tahun Baru Dibatasi Kecuali Alun-alun Kota Bogor
Yusfitriadi juga menilai, dari sudut pandang politik, Dedi Mulyadi tergolong berhasil menjalankan kepemimpinannya.
Latar belakangnya sebagai politisi dinilai membuatnya mampu membangun relasi politik yang kuat, baik secara vertikal dengan pemerintah pusat maupun secara horizontal dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.
Selain itu, Dedi Mulyadi dinilai berhasil membangun citra sebagai kepala daerah dengan pendekatan kepemimpinan yang realistis.
Baca Juga: Skema Baru Bansos 2026: Prediksi Penyaluran PKH Tahap 1 dan BPNT hingga Perkiraan Jadwal Pencairan
Hal ini tercermin dari kebiasaannya turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menyelesaikan persoalan secara langsung dan cepat.
Pendekatan tersebut, menurut Yusfitriadi, turut memperkuat branding Dedi Mulyadi di mata publik sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat, sekaligus mampu menggabungkan kerja nyata dengan komunikasi politik yang efektif. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim