RADAR BOGOR -Bagi Warga Tapos Kota Depok, Terowongan Leuwinangung menjadi jalan alternatif andalan mereka.
Setiap hari, dari pagi hingga malam hari, Terowongan Leuwinanggung yang sempit dan hanya masuk satu mobil itu tak pernah sepi.
Kendaran bergantian melintasi Terowongan Leuwinanggung yang memiliki panjang sekitar 15 meter itu.
Terowongan Leuwinanggung sendiri menghubungkan Jalan Raya Tapos dengan Jalan Raya Leuwinanggung. Terowongan itu berada di bawah jalan Tol Jagorawi.
Terowongan Leuwinanggung ini menjadi akses utama para pengendara untuk memangkas waktu dan menghindari macet.
"Lebih dekat lewat sini, gak macet juga," kata Robiansyah (35) warga Leuwinanggung kepada Radar Bogor Selasa 23 Desember 2025.
Akses Terowongan Leuwinanggung ini dijaga oleh sejumlah pemuda. Meraka mengatur lalulintas keluar masuk kendaran untuk bergantian.
"Dari pagi sampai malam, gantian yang jaga, karena ini hanya masuk satu mobil lebarnya, diatur bergantian," kata Roy salah satu pemuda yang mengatur lalulintas di Terowongan Leuwinanggung.
Kata dia, Terowongan Leuwinanggung ini sudah bertahun-tahun menjadi akses jalan alternatif warga. Sampai saat ini masih jadi jalan alternatif bagi yang mau ke arah Cibubur atau ke arah Tapos Depok.
Para pemuda yang mengatur lalulintas di Terowongan Leuwinanggung ini, kata dia dilakukan secara sukarela.
Mereka pun tidak meminta kepada para pengendara yang melintas. Namun, banyak pengendara yang memberikan uang kepada mereka yang mengatur lalulintas di sana.
"Gak ada minta-minta, yang ngasih ada saja. Kadang motor juga sering yang ngasih," tuturnya. (faj)
Editor : Yosep Awaludin